Pria yang bahkan umurnya belum kepala empat itu sudah bisa dianggap sukses dalam musim pertamanya sebagai pelatih. Barcelona dibawanya kian dekat ke tangga juara, baik La Liga, Copa del Rey, maupun Liga Champions.
Di kompetisi yang terakhir disebut, El Barca memastikan diri ke final setelah menyingkirkan Chelsea di London. Mereka unggul agreat gol tandang, setelah menahan The Blues 1-1 di leg kedua semifinal, Kamis (7/5/2009) dinihari WIB. Sebelumnya, di pertandingan pertama Guardiola dan pasukannya bermain 0-0 di Nou Camp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guadiola juga pernah menyandang predikat juara Eropa. Bersama Barca pula ia sempat merasakan kejayaan memenangi Piala Champions (1992) dan Piala Winners (1997) -- plus Piala Super Eropa di dua tahun tersebut.
Tak cuma di level klub, di ajang internasional pun ia berprestasi cukup bagus. Di tahun 1992,Β pria yang juga pernah berkarir di Brescia dan AS Roma ini adalah kapten timnas Spanyol saat meraih medali emas Olimpiade Barcelona.
Boleh dibilang, sejauh ini cacat Guardiola cuma satu, ketika diskorsing empat bulan karena kasus doping, saat memperkuat Brescia di tahun 2001. Namun, enam tahun kemudian namanya direhabilitasi setelah bandingnya diterima.
Kini Guardiola sudah memasuki karir sebagai pelatih, dan dia langsung punya kesempatan meraih kesuksesan pula. Jika Barca mampu mengalahkan Manchester United di final akhir bulan ini, ia akan mengikuti antara lain Frank Rijkaard, yang pernah menjadi juara Eropa sebagai pemain (Ajax dan AC Milan), juga juga pelatih (Barcelona).
Catatan manis lain yang bisa ditorehkan Guardiola adalah pelatih pertama sejak Vicente del Bosque, yang pernah membawa timnya juara Liga Champions di musim pertamanya membesut klub tersebut. Del Bosque adalah arsitek (baru) Real Madrid saat memenangi trofi Eropa di musim 1999/2000.
(a2s/roz)











































