Adalah kemenangan dengan skor 2-1 dalam laga di RSK Olimpiyskyi, Jumat (8/5/2009) dinihari WIB yang memastikan Shakhtar lolos ke final pertamanya. Dengan hasil tersebut, anak asuh Mircea Lucescu unggul agregat 3-2, setelah pada laga pertama bermain imbang 1-1.
Ini merupakan kali kedua klub asal negara pecahan Uni Soviet lolos ke final setelah tahun lalu diwakili Zenit St Petersburg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilnsiho pahlawan Shakhtar
Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Shakhtar cuma butuh waktu 17 menit untuk bisa mengungguli tamunya. Jadson mengubah skor menjadi 1-0 setelah tendangannya yang dilesakkan dari tepi kotak penalti menghujam ke sudut kanan atas gawang tanpa bisa dihalau kiper.
Di menit 38, Dynamo sebenarnya sempat menyamakan kedudukan melalui Ognjen Vukojevic, namun wasit kemudian membatalkannya karena dia lebih dulu terperangkap offside.
Upaya Kiev menyamakan kedudukan akhirnya membuahkan hasil saat babak kedua baru berjalan dua menit. Mendapat umpan terbosan dari Olexandr Aliyev, tendangan Ismael Bangoura yang menjebol gawang membungkam pendukung tuan rumah.
Dengan kedudukan 1-1, kedua tim harus melanjutkan pertandingan ke masa perpanjangan waktu karena secara agregat masih imbang 1-1. Namun di saat krusial itulah Ilsinho tampil sebagai pahlawan dengan gol yang dilesakkannya di masa injury time.
Dengan skil individu menawan dia memperdaya dua pemain bertahan Kiev dan melepaskan tendangan kaki kiri terarah. Bola yang mengarah ke tiang jauh gagal digapai kiper Stanislav Bogush dan mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Sengit di HSH Nordbank Arena
Tak kalah dramatis adalah kemenangan Werder Bremen atas Hamburg yang memastikan lolosnya mereka ke final. Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Olic di menit 13 yang memanfaatkan umpan cerdik Joris Mathijsen, Bremen mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Diego setelah dia mendapat bola dari Pizzaro.
Menjalani laga tandang ternyata tak mempengaruhi performa Bremen karena mereka tetap tampil trengginas, terutama di baba kedua. Di menit 66 sepakan Pizzaro gagal dihalau kiper Rost setelah bola sempat berbelok usai membentur pemain bertahan Hamburg.
Setelah peluang yang dimiliki Pizarro kala tinggal berhadap-hadapan dengan kiper Rost terbuang sia-sia, Bremen akhirnya memastikan tiket ke final melalui Frank Baumann di menit 63.
Sebuah gol Olic di menit 87 yang mengubah kedudukan menjadi 2-3 sembat menumbuhkan kembali harapan Hamburg. Namun mereka gagal menambah setidaknya satu gol tambahan untuk meraih tiket ke Istanbul, tempat di mana laga final dihelat.
(din/krs)











































