Sikap Drogba menjadi sorotan saat Chelsea gagal ke final setelah diimbangi Barcelona 1-1 di Stamford Bridge Kamis (7/5/2009) kemarin. Striker Pantai Gading ini sangat emosional saat berkonfrontasi dengan wasit Tom Henning Ovrebo usai pertandingan.
Sementara UEFA kini sedang mempelajari laporan dari Ovrebo dan juga ofisial pertandingan sebelum memberikan keputusannya atas sikap Drogba . Sementara Hiddink berharap UEFA bermurah hati karena Drogba telah meminta maaf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Belanda ini memang langsung mempertahankan pemainnya ni setelah kejadian tersebut. Hiddink dapat mengerti mengapa Drogba sangat marah namun dia juga bisa menerima permintaan maaf yang diucapkan pemainnya tersebut.
"Usai pertandingan saya katakan saya dapat merasakan reaksi pemain. Dia seharusnya tak bereaksi seperti yang dia lakukan namun saya bisa mengerti emosinya. Ketidakadilan adalah emosi yang sangat kuat untuk menentang, tetapi tidak dengan reaksi berlebihan," ujarnya.
Hiddink pun menyatakan tidak akan mengambil tindakan disiplin pada Drogba. "Itu terserah saya dan dewan namun saya rasa tidak karena permintaan maaf adalah sebuah langkah besar dan kami akan terus berjalan," ujar manajer Chelsea ini.
(key/a2s)
