Drogba disaksikan dunia ketika melakukan protes keras kepada wasit Tom Henning Ovrebo usai pertandingan semifinal kedua timnya melawan Barcelona di Stamford Bridge. Ia memuncaki kelakuannya itu dengan melontarkan kalimat tak pantas di depan kamera televisi.
UEFA sedang mempelajari kasus ini dan masih mengumpulkan bukti-bukti sebelum membuat keputusan. Yang pasti, sikap Drogba adalah hal yang tidak bagus untuk ditonton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi itu bukanlah pemandangan yang menyenangkan, tidak baik untuk dilihat dan contoh yang tidak dikehendaki. Orang-orang terus membicarakan kampanye respek, UEFA dan FA juga begitu."
Sementara itu Drogba memang telah memberi pernyataan maaf kepada publik, beberapa jam setelah pertandingan yang kontroversial tersebut, yang berkesudahan 1-1 dan Barca lolos ke semifinal.
"Kami tak tahu apa yang akan terjadi. Tapi saya tidak bisa membayangkan bahwa orang-orang yang berwenang di UEFA, jika mereka orang sepakbola dan tidak bertindak birokratis, takkan sepenuhnya memahami bahwa permintaan maaf Drogba itu sudah baik," tukas Hiddink.
"Saya tidak berharap banyak dari itu, tapi pasti bikin penasaran," sambung manajer asal Belanda itu dikutip Reuters, seusai timnya menang 4-1 atas Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris tadi malam, Minggu (10/5/2009).
(a2s/arp)











































