Pada Rabu (20/5/2009) malam waktu setempat atau Kamis dinihari WIB, Bremen dan Shakhtar akan memainkan pertandingan terpentingnya di musim ini, sekaligus partai terbesar mereka di Piala UEFA sebelum musim depan turnamen ini berganti nama menjadi Liga Europa.
"Kita akan menyaksikan sebuah laga dalam gaya yang sangat berbeda. Bremen tim yang menyerang dengan kemampuan fisik sangat bagus. Mereka punya beberapa atlet yang sangat kuat," demikian tutur pelatih Shakihtar, Mircea Lucescu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shakhtar, yang bahkan baru pertama kali berlaga di final kejuaraan Eropa, tak punya masalah cedera pemain, kecuali gelandang Thomas Huebschman yang suspended. Lolosnya Shakhtar ke final juga merupakan sebuah level yang sangat baik terhadap profil Ukraina sebelum mereka dan Polandia menghajat Piala Eropa 2012.
Sementara itu Lucescu juga bertutur tentang stadion Sucru Saracoglu, tempat di mana partai puncak Piala UEFA ini digelar. Stadion di kota Istanbul ini adalah kandang Fenerbahce yang notabene rival klub Turki yang pernah ditangani Lucescu, Besiktas dan Galatasaray.
"Saya suka sekali kota ini," ujarnya. "Saya pernah ada di sini selama empat tahun dan selama itu banyak kesenangan yang saya alami. Masa-masa itu adalah tahun-tahun yang indah dalam karir profesional saya," kenangnya. (a2s/arp)











































