Tidak ada satu pun klub Brasil yang turut serta di Piala UEFA, tentu saja. Tetapi sosok-sosok pria Brasil hadir di banyak tim, mulai dari klub di Rusia sampai Jerman.
Juara Piala UEFA tahun ini, Shakhtar Donetsk, adalah salah satu yang paling berterimakasih atas kehadiran pemain-pemain Brasil. Setidaknya ada lima pemain Brasil yang menjadi motor ketika klub Ukraina itu berjaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar Naldo, Bremen juga sebetulnya punya seorang pemain Brasil lain, yakni Diego. Peran Diego bahkan bisa dibilang sangat besar karena oleh pelatih Thomas Schaaf, ia dipercaya sebagai playmaker.
Namun Diego harus gigit jari karena ia hanya terlibat di final Piala UEFA kali ini sebagai penonton. Laga puncak harus dilewatkan pemain 24 tahun itu akibat akumulasi kartu.
Penegasan tentang dominasi pemain Brasil di Piala UEFA semakin kentara berkat keberhasilan Vagner Love menjadi top skorer. Love adalah striker Brasil yang memperkuat CSKA Moskow. Bomber berusia 24 tahun itu mencetak 11 gol sepanjang musim.
Foto: Gelandang Bremen, Diego (kiri), menyelamati Ilsinho, pemain Shakhtar. (AFP/John MacDougall)
(arp/roz)











































