Keduanya tidak ada dalam 23 nama pemain yang dipilih Dunga untuk menghadapi Uruguay dan Paraguay pada 6 dan 10 Juni. Skuad ini juga akan tampil di Piala Konfederasi pada 11 Juni di Afrika Selatan.
Dari nama-nama yang telah diumumkan Dunga tersebut, sektor depan Brasil akan kembali dimotori oleh nama-nama reguler seperti Kaka, Robinho dan Luis Fabiano.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia perlu bermain lebih, semoga musim depan dia akan menemukan tempatnya dan bermain di lebih banyak laga, dan kembali dalam penampilan dahulu di mana kita semua mengetahuinya," kata Dunga seperti dilansir Yahoosport.
Sedang untuk Ronaldo, Dunga berargumen bahwa mantan rekannya di Piala Dunia 1994 dan 1998 ini tidak dipanggil lantaran masih berkutat dengan cedera.
Ronaldo sudah lebih dari setahun tidak memperkuat tim Samba. Pemain terbaik dunia tahun 2002 ini menjalani perawatan di Corinthians setelah mengalami cedera lutut parah ketiga sepanjang karirnya. Ia telah mencetak 10 gol sejak kembali di bulan Maret.
"Ronaldo sedang berjuang untuk pulih dari cedera. Saya bahkan tidak berpikir bahwa dia akan merasa nyaman di timnas sekarang. Dia ingin dipanggil ketika sudah merasa siap," ungkap Dunga lagi.
Keputusan Dunga ini terhitung berani mengingat media serta fans banyak memberikan usulan untuk memanggil keduanya. Meski begitu, Ronaldo justru merasa pilihan Dunga tepat karena ia merasa belum siap membela timnas lagi.
"Saya belum mempersiapkan. Menurut saya, ini bukan saat yang tepat untuk berada di tim nasional. Terutama setelah tiga pertandingan terakhir di mana saya mendapatkan sejumlah masalah," ujar eks penyerang Milan dan Inter Milan itu.
Ronaldo yang memimpin daftar top skor Piala Dunia sepanjang masa dengan torehan 15 golnya terkena flu dan dibekap cedera otot kala memperkuat Corinthians menghadapi Fluminense.
(arp/roz)











































