Jol, yang sebenarnya masih terikat kontrak di Hamburg SV sampai 2010, dipastikan melatih Ajax setelah menyepakati kerja sama berdurasi tiga tahun.
"Dalam pandangan kami, Martin memiliki semua syarat yang ditetapkan Ajax. Dia bekerja di Belanda dan luar negeri dengan klub-klub besar maupun sedang, serta telah terbukti bisa memaksimalkan para pemainnya," demikian pernyataan direktur Ajax, Rik van der Boog.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ajax menjalani musim yang mengecewakan di bawah kendali Van Basten, yang semula diharapkan bisa memberi titel pertamanya sejak 2004. Di akhir kompetisi Maarten Stekelenburg dkk hanya finish di urutan ketiga di bawah AZ Alkmaar dan Twente Enschede, dan tidak lolos Liga Champions.
Jol, yang pernah bermain untuk Twente, Bayern Munich, West Bromwich Albion dan Coventry City, mengawali karir melatihnya di Roda JC Kerkrade di tahun 1996, dan memenangi Piala Belanda di musim pertamanya.
Setelah enam tahun membesut tim papan tengah RKC Waalwijk, dia bergaung dengan Tottenham Hotspur di tahun 2004. Klub London itu dibawanya finish di posisi lima besar di tahun 2006 dan 2007, tapi dipecat di tahun berikutnya.
Pria 53 tahun itu direkrut Hamburg pada Juli 2008, menggantikan Juub Stevens. Ia meloloskan Hamburg ke semifinal Piala Jerman dan Piala UEFA. Di Bundesliga musim ini tim tersebut menuntaskan kompetisi di peringkat lima.
"Ajax menawari saya sebuah kesempatan cerah dengan perspektif jangka panjang," ungkap Jol. "Masa-masa kerja saya di Hamburg luar biasa. Hamburg tim yang sangat besar. Tapi, setelah bertahun-tahun bekerja di luar negeri, saya ingin kembali ke Belanda."
(a2s/roz)











































