Dari Paris untuk Roma

Jelang Final Liga Champions

Dari Paris untuk Roma

- Sepakbola
Rabu, 27 Mei 2009 11:30 WIB
Dari Paris untuk Roma
Roma - Pemain-pemain yang telah mempersembahkan gelar Liga Champions terakhir bagi Barcelona, sudah banyak yang meninggalkan klub Catalan itu. Namun, cinta mereka bagi Barca masih belum luntur.

Ronaldinho, Deco, Juliano Belleti, Giovanni van Bronckhorst, adalah sebagian dari pemain yang berkontribusi menghadirkan juara Liga Champions 2005/06 bagi Barcelona. Dalam final yang digelar di Stade de France, St. Denis, Prancis tersebut Barca mengatasi Arsenal 2-1.

Kini mereka sudah tidak lagi berbaju Azulgrana. Namun kenangan di malam final itu masih terus membekas. Sebuah kenangan indah yang membuat mereka tetap mencintai Barca meski sudah berpisah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kali ini, tim asal Catalan itu kembali menjejak partai puncak Liga Champions. Para pemain itu sudah tidak bisa menyumbang apa-apa lagi, kecuali suntikan semangat, doa, dan harapan bagi sang mantan.

Berikut ini petikan komentar dari mereka yang tiga tahun silam menghadirkan kejayaan, seperti dikutip dari situs resmi Barcelona.

"Meski saya tidak bisa tampil di Roma, saya hanya berharap Barca akan kembali menikmati sebuah malam bersejarah," Juliano Belleti, pencetak gol kemenangan Barcelona di final Liga Champions 2005/06, saat ini bermain untuk Chelsea.

"Juara Liga Champions merupakan momen terbaik dalam hidup saya. Saya berharap keberuntungan akan menaungi teman-teman yang masih di Barcelona serta suporter. Forca Barca!!" Ronaldinho, AC Milan.

"Saya berharap suporter bisa menikmati sebuah malam spesial seperti halnya di Paris dan Barca bisa menuntaskan tahun bersejarah ini," Deco, Chelsea.

"Dua tim terbaik musim ini akan saling berhadapan di Roma. Kini saatnya merengkuh Liga Champions, Barca," Mark van Bommel, Bayern Munich.

"Bagi saya, Paris merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Roma merupakan mimpi yang masih berlangsung. Roma merupakan puncak dari musim yang impresif. Selamat, majulah juara," Oleguer Presas, Ajax Amsterdam.

"Pertarungan ketat antara dua tim yang mengusung gaya berbeda akan tersaji. Sepakbola Inggris yang telah menguasai Eropa dalam beberapa tahun terakhir bertemu Barcelona yang mengandalkan elaborasi umpan-umpan pendek," Maxi Lopez, Gremio.







Foto: Barcelona ketika juara Liga Champions 2005/06
(key/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads