Selain mewaspadai keributan antar suporter, aparat keamanan juga disibukkan dengan menangkal peredaran tiket palsu. Seperti diberitakan Manchester Evening News, tiket tersebut dilepas dengan harga 500 poundsterling atau sekitar 8 juta rupiah. Angka tersebut hampir sepertiga dari harga sesungguhnya.
"Sungguh menyedihkan, ketika orang bisa membeli tiket dengan harga 500 poundsterling dari calo. Namun ia tidak bisa masuk karena ternyata tiket tersebut palsu. Sungguh kerugian yang sangat besar, dan tidak ada layar raksasa di sini," ujar Superintendent John Graves dari kepolisian Manchsester yang ikut membantu pengamanan di Roma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tiket palsu, beredar pula tiket-tiket yang sudah tidak berlaku lagi. Tiket tersebut adalah tiket yang tidak tersampaikan ke alamat tujuan, atau hilang saat pengiriman.
"Aparat Italia telah mengingatkan kami soal 216 tiket jatah suporter MU yang hilang kala pengiriman. Tiket tersebut sudah dinyatakan tidak berlaku," ujar Graves. Selanjutnya, para pemesan sudah mendapatkan tiket pengganti.
Diperkirakan akan ada 10.000 suporter tanpa tiket dari Inggris memasuki Roma, kota tempat lga puncak digelar. (key/din)











































