Inggris Dominan, Tapi Tak Selalu Juara

Inggris Dominan, Tapi Tak Selalu Juara

- Sepakbola
Kamis, 28 Mei 2009 06:37 WIB
Inggris Dominan, Tapi Tak Selalu Juara
Jakarta - Dalam tiga musim terakhir kompetisi Liga Champions memang didominasi tim-tim Inggris. Namun, jika sampai di final, faktanya cuma satu kali wakil Premier League tampil sebagai juara.

Barcelona mengikuti jejak AC Milan sebagai tim yang lolos dari kepungan tim-tim Inggris, yang sejak tahun 2007 mendominasi tempat di babak semifinal Liga Champions.

Di musim 2006/2007 Inggris menempatkan Manchester United, Chelsea dan Liverpool di babak empat besar. Hasilnya? Milan menundukkan MU di semifinal, lalu menaklukkan Liverpool 2-1 di partai puncak di Athena, Yunani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semusim berikutnya tiga tim Inggris yang sama kembali masuk semifinal. Kali itu negeri yang mengklaim sebagai penemu sepakbola moderen itu tak terbendung. Barcelona yang menyelip di antara para Inggris itu menyerah dari MU di semifinal, dan 'Setan Merah' keluar sebagai juara.

Nah, musim ini lagi-lagi Inggris dominan. MU dan Chelsea masuk semifinal, sedangkan "kebiasaan" Liverpool digantikan Arsenal. Barca sekali lagi menyeruak di antara mereka. Hasilnya, anak-anak Catalan menyingkirkan The Blues di babak empat besar dan mengungguli MU di final hari Kamis (28/5/2009) dinihari WIB, dengan skor 2-0.

Catatan lain, saat memenangi Liga Champions 2006, Barca melakukannya juga dengan mengalahkan tim Inggris. Dalam laga final di Paris, Carles Puyol dkk tampil sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Soal dominasi Inggris di atas, Spanyol memiliki dominasi tersendiri di kompetisi kasta tertinggi di Eropa ini. Sejak 1992, dari delapan final yang melibatkan tim-tim Spanyol, enam di antaranya dimenangi wakil-wakil Negeri Matador. Dua kegagalan tercatat atas nama Barcelona di tahun 1994 (dikalahkan Milan), dan Valencia di tahun 2001 (takluk dari Bayern Munich).
(a2s/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads