Barcelona mengikuti jejak AC Milan sebagai tim yang lolos dari kepungan tim-tim Inggris, yang sejak tahun 2007 mendominasi tempat di babak semifinal Liga Champions.
Di musim 2006/2007 Inggris menempatkan Manchester United, Chelsea dan Liverpool di babak empat besar. Hasilnya? Milan menundukkan MU di semifinal, lalu menaklukkan Liverpool 2-1 di partai puncak di Athena, Yunani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, musim ini lagi-lagi Inggris dominan. MU dan Chelsea masuk semifinal, sedangkan "kebiasaan" Liverpool digantikan Arsenal. Barca sekali lagi menyeruak di antara mereka. Hasilnya, anak-anak Catalan menyingkirkan The Blues di babak empat besar dan mengungguli MU di final hari Kamis (28/5/2009) dinihari WIB, dengan skor 2-0.
Catatan lain, saat memenangi Liga Champions 2006, Barca melakukannya juga dengan mengalahkan tim Inggris. Dalam laga final di Paris, Carles Puyol dkk tampil sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Soal dominasi Inggris di atas, Spanyol memiliki dominasi tersendiri di kompetisi kasta tertinggi di Eropa ini. Sejak 1992, dari delapan final yang melibatkan tim-tim Spanyol, enam di antaranya dimenangi wakil-wakil Negeri Matador. Dua kegagalan tercatat atas nama Barcelona di tahun 1994 (dikalahkan Milan), dan Valencia di tahun 2001 (takluk dari Bayern Munich).
(a2s/roz)











































