Di Stadion Stade France, Paris, 17 Mei 2006, Barca melakoni final kelima mereka di Liga Champions. Lawan yang mereka hadapi ketika itu adalah Arsenal yang baru pertama kali menikmati atmosfer laga puncak.
Los Blaugranas tertinggal lebih dulu setelah Sol Campbell sukses mengoyak jala Victor Valdes pada menit 37 dan kedudukan 1-0 untuk keunggulan The Gunners bertahan hingga babak pertama usai. Namun semuanya berubah pada babak kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barca akhirnya keluar sebagai juara setelah Juliano Belletti mengubah kedudukan menjadi 2-1 empat menit menjelang pertandingan usai.
Kamis (28/5/2009) dinihari WIB, di Stadion Olimpico Roma, Eto'o kembali mengulangi apa yang ia capai tiga tahun sebelumnya. Striker berkebangsaan Kamerun ini mencetak gol pembuka Los Blaugranas pada menit ke-10. Gol tersebut pun membuka momentum Barca untuk mendominasi Manchester United.
Selanjutnya, Lionel Messi pun menggenapinya lewat gol yang ia cetak pada menit 70 dan Barca pun keluar sebagai juara Liga Champions musim ini.
"Gol itu datang pada saat yang tepat. Tuhan ada di atas sana dan Dia menciptakan keadilan," ucap dia seperti dilansir Goal.
"Gol itu datang di saat yang vital karena membuat kami unggul. Saya sangat bahagia karena tim kami layak mendapatkannya," tandasnya.
(roz/a2s)











































