Iniesta sebelumnya sempat diragukan bakal tampil di laga yang dihelat di Stadion Olimpico Roma, Kamis (28/5/2009) dinihari WIB, itu. Gelandang berusia 25 tahun ini mengalami cedera di bagian otot pahanya dan telah absen membela Barca untuk beberapa waktu.
Namun pada kenyataannya, ia akhirnya pulih tepat waktu dan fit untuk laga final. Josep Guardiola pun tak ragu untuk langsung memasangnya di starting eleven. Ini merupakan laga perdana Iniesta dalam 17 hari terakhir--sebelumnya ia terakhir kali bermain pada 10 Mei 2009 ketika menghadapi Villlarreal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol pertama yang diciptakan oleh Samuel Eto'o pun lahir berkat andilnya. Dialah yang memberikan assist kepada Eto'o sebelum striker asal Kamerun itu menceploskan bola ke jala Edwin Van der Sar.
Usai pertandingan, Iniesta mengaku dirinya merasa takjub atas kesuksesan yang diraih oleh timnya. Ia pun sempat mengaku tak tahu harus berkata apa untuk melukiskan kegembiraannya.
"Memenangi Liga Champions melawan tim seperti Manchester United dan memiliki kesempatan untuk melengkapi treble sangatlah luar biasa," aku dia di situs resmi klub.
"Kami tahu kami harus tetap tenang dan tampil baik. Saya harap semua pemain bisa menikmati ini dan semua orang bisa berbahagia."
Baginya, ini merupakan trofi Liga Champions-nya yang kedua. Gelar yang pertama ia dapatkan pada tahun 2006 ketika Los Blaugranas menundukkan Arsenal dengan skor 2-1. (roz/arp)











































