Selama 18 tahun memperkuat MU Giggs telah mencetak sejumlah rekor. Selain tercatat sebagai satu-satunya pemain yang memperkuat 'Setan Merah' dalam meraih 11 titel Liga Primer, pemain berusia 35 tahun ini juga satu-satunya pemain yang bermain di laga final kala timnya memenangi dua gelar Liga Champions.
Koleksi gelar juaranya di Eropa nyaris bertambah jika saja MU tidak kalah dari Barcelona laga puncak Liga Champions di Stadion Olimpico Roma, Kamis dinihari (28/05/09) WIB. Sang juara bertahan menyerah oleh gol-gol Samuel Eto'o dan Lionel Messi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir kami akan kembali dengan kemampuan lebih hebat dan lebih baik. Semoga kami dapat kembali tahun depan," tutur Giggs seperti dikutip Sky Sports.
Menanggapi kekalahan yang diterima timnya, pemain asal Wales ini dengan jiwa besar mengakui bahwa El Barca berhak mendapatkan gelar juara karena menampilan permainan sepakbola yang lebih baik.
"Pada saat itu Barcelona bisa membuatmu terlihat bodoh, karena mereka dapat mempertahankan bola dengan baik."
"Saya pikir, jika kami dapat membuat keunggulan gol kami dapat melakukan penguasaan bola seperti yang mereka lakukan. Namun, saya berikan penghargaan bagi mereka, karena mereka berhak menang malam ini," tuturnya. (a2s/krs)











































