Permusuhan Catalan dan Spanyol telah mendarah daging. Bahkan rivalitas itu juga menjalar hingga urusan sepakbola, yang dicerminkan dengan persaingan antara Real Madrid yang menggambarkan penguasa dan Barcelona yang "mewakili" Catalan.
Tidak jarang, suporter Barcelona di Stadion Nou Camp membentangkan spanduk yang bertuliskan "Catalan is Not Spain" atau Catalan bukan bagian dari Spanyol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, dunia menyaksikan Barcelona sukses menjadi raja Eropa. The Catalans dinobatkan usai merengkuh trofi Liga Champions, Kamis (28/5/2009) dinihari WIB.
Kesuksesan Barcelona mendapatkan apresiasi dari pemerintah Spanyol. "Superioritas Barcelona sudah terlihat jelas sejak awal," kata Raja Spanyol Juan Carlos I kepada El Periodico dilansir dari Goal.
Sang raja secara tak langsung menitipkan pesan kepada armada Josep Guardiola untuk mempertahankan gelarnya. "Yang harus diingat, musim depan final Liga Champions akan digelar di Madrid," tambah Juan Carlos.
"Barca tim terbaik di Eropa dan dunia. Menurut saya, ini akan berlangsung dalam beberapa tahun ke depan," imbuh Perdana Menteri Spanyol Jose Zapatero.
"Kualitas mereka begitu tinggi dan merata ke seluruh awak tim. Semua bermain ajaib, seperti sebuah fantasi," tutup Zapatero.
(key/din)











































