Segera setelah Barca dipastikan menang atas Manchester United di partai final, Kamis (28/5/2009) dinihari WIB, pesta pecah di berbagai penjuru kota. Kerusuhan pun tidak bisa dielakkan.
Para suporter yang larut dalam euforia merusak berbagai sarana umum dan bentrok dengan aparat keamanan. Demi membubarkan massa, pihak berwajib menggunakan peluru karet dan gas air mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari kabar yang dilansir AFP, polisi mengatakan bahwa mereka menahan 119 orang yang dituduh mengganggu kemananan publik. Ditambah dengan kota-kota di sekitar, jumlah itu menjadi 134 orang.
Sementara, mereka yang terluka berjumlah 153 orang. Meski kebanyakan cedera ringan, namun setidaknya ada 23 orang yang harus dirawat di Rumah Sakit. Termasuk di antaranya adalah dua orang polisi dan seorang kameramen televisi TVE.
(arp/roz)











































