Selain kemampuannya diragukan pada awal masa kepelatihan, kursi Dunga di tim nasaional Brasil sempat digoyang pada Agustus 2008, setelah ia gagal membawa Selecao meraih medali emas Olimpiade Beijing.
Namun pelatih berusia 45 tahun ini mampu menjawab kritikan yang mengarah kepadanya dan kini mengamankan jabatan yang dipercayakan padanya. Dalam 11 pertandingan terakhir, Brasil tak terkalahkan dan kini berdiri kokoh di puncak klasemen Kualifikasi Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya khawatir dengan pekerjaan ini dan saya pikir orang-orang telah menanggapi hal ini dengan salah," tuturnya kepada Reuters seperti dilansir Yahoosport.
"Ketika saya memulai melatih Brasil, orang-orang berkata saya hanya akan bertahan dua bulan, dan tiga tahun kemudian saya masih di sini," sambung dia.
Dunga akan membuktikan kelayakan dirinya dengan upaya meneruskan catatan rekor bagus Samba sejak tahun lalu ketika menghadapi Mesir di pertandingan pertama Piala Konfederasi, Senin (15/6/09) waktu setempat. Jika bisa menjaga performa stabil timnya, bukan tak mungkin pria 45 tahun itu akan memberi Brasil tropi kedua di bawah kepemimpinannya.
(din/arp)
