Dilansir oleh Time, setidaknya ada delapan pemain Iran yang mengenakan wristband warna hijau, termasuk kapten Ali Karimi, saat Iran berjumpa Korsel di kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Asia di Seoul, Rabu (17/6/2009).
Wristband hijau adalah tanda protes dari pendukung Mousavi, calon presiden yang dikalahkan oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad dalam pilpres pekan lalu. Warna hijau menjadi simbol perlawanan pendukung Mousavi saat menggelar protes di jalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih seperti dilansir Time, pada babak kedua, para pemain Iran tidak terlihat lagi mengenakan wristband hijau itu. Konon, Federasi Sepakbola Iran meminta para pemain melepasnya.
Sebelum pertandingan itu sendiri, puluhan orang Iran menggelar demonstrasi di luar stadion. Mereka membentangkan spanduk dan poster yang antara lain berbunyi, 'Pergi ke Neraka, Diktator' serta bernyanyi 'Kompatriot, kami akan bersamamu sampai akhir dengan hati kami'.
Di dalam stadion, spanduk protes juga terlihat. Ada yang bertuliskan 'Where is My Vote', slogan protes yang sangat terkenal di Iran, serta bendera Iran yang ditulisi 'Bebaskan Iran'.
Tak diketahui apakah Presiden Ahmadinejad turut menyaksikan pertandingan yang berkesudahan 1-1 itu. Selama ini, Ahmadinejad dikenal sebagai seorang penggemar fanatik sepakbola.
Pertanyaan yang timbul sekarang adalah bagaimana nasib para pemain saat mereka kembali ke tanah air?
(arp/key)











































