"Perasaan yang luar biasa, kemenangan fantastis dan kami sangat bangga. Kami sadar kalau kami harus bekerjasama untuk bisa menunjukkan performa terbaik," ungkap striker Mohamed Zidan usai pertandingan seperti diberitakan Reuters.
Mesir meraih hasil mengejutkan saat menundukkan Italia di laga kedua Piala Konfederasi. Melanjutkan performa bagusnya seperti saat ditundukkan Brasil 3-4, anak asuh Hassan Shehata tampil tanpa rasa takut dan memberi perlawanan gigih sebelum akhirnya menang 0-1 lewat gol tunggal Mohamed Homos di babak pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini hasil yang hebat. Secara teknis kami menjalani pertandingan yang bagus menghadapi Brasil tapi hasil yang didapat tak sejalan. Tapi (kemenangan) ini memberi kami harapan besar untuk melangkah ke semifinal," seru pelatih Hassan Shehata.
Mesir sebelumnya sudah menunjukan kalau mereka bisa menjadi ancaman serius buat tim lain di Grup B setelah memberi perlawanan sengit atas Brasil. Mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 setelah sebelumnya tertinggal 1-3, Mesir akhirnya kalah atas "Tim Samba" melalui sebuah penalti yang mereka klaim sebagai kontroversial.
"Mereka sangat kuat dengan pemain-pemain top yang berlaga di Seri A dan kami sangat gembira dengan kemenangan ini. Kami tahu kalau kami harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan Amerika Serikat dan melangkah ke fase berikutnya," seru bek Wael Gomaa.
Kemenangan atas Amerika Serikat, yang akan dihadapi Mesir di laga terakhir Grup B, akan membuka lebar jalan menuju babak semifinal. Saat ini keempat tim di Grup B masih berpeluang lolos.
"Mereka (AS) adalah tim besar tapi seluruh pemain kami akan memberkan segalanya di atas lapangan. Amerika akan sulit, tapi kami harus menang untuk bisa terus melangkah," sahut winger Sheffield United, Ahmed Fathi.
(din/krs)











































