Stop Menembak, Mulai Mendribel, Modise

Jelang Semifinal Piala Konfederasi

Stop Menembak, Mulai Mendribel, Modise

- Sepakbola
Rabu, 24 Jun 2009 11:10 WIB
Stop Menembak, Mulai Mendribel, Modise
Johannesburg - Afrika Selatan berada dalam posisi underdog saat harus melakoni semifinal Piala Konfederasi melawan Brasil. Meski sulit, harapan disematkan kepada seorang Teko Modise.

Modise punya sesuatu yang mungkin akan berguna saat Afsel menjamu Brasil di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Kamis (25/6/2009) dinihari WIB. Andalan Modise adalah kemampuan dribelnya.

Menurut catatan Castrol Performance Index (CPI), Modise adalah pemain dengan statistik dribel terbaik di turnamen ini bersama gelandang Italia, Mauro German Camoranesi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Modise membuat tujuh kali upaya dribel dengan enam di antaranya berhasil. Menghadapi Brasil, dribel gelandang Orlando Pirates berusia 26 tahun itu bisa membuka ruang dan menciptakan peluang untuk rekan-rekannya.

Kemampuan Modise untuk membuka peluang bagi rekan-rekannya sudah terbukti pada laga kedua Grup A melawan Selandia Baru. Modise turun berperan dalam merancang serangan yang menghasilkan dua gol Bernard Parker dalam pertandingan itu.

Modise lebih dibutuhkan untuk membuka ruang karena ia buruk dalam mengeksekusi serangan. Masih dari catatan CPI, Modise adalah pemain yang paling banyak melepas tembakan dengan total delapan shot.

Namun payahnya, tak ada satu pun dari delapan tembakan (yang kesemuanya dilepaskan dari luar kotak penalti) yang bisa menyulitkan kiper lawan. Catatan shot on goal Modise sejauh ini masih nihil.

Barangkali, pelatih Afsel Joel Santana harus menasihati Modise untuk berhenti menembak dan mulai mendribel.

(arp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads