Bradley Terinspirasi Obama

Jelang Final Piala Konfederasi

Bradley Terinspirasi Obama

- Sepakbola
Minggu, 28 Jun 2009 02:22 WIB
Bradley Terinspirasi Obama
Johannesburg - Kemenangan Barack Obama di pemilihan presiden Amerika Serikat menjadi inspirasi bagi pelatih tim nasional AS, Bob Bradley, menjelang menghadapi Brasil di partai final Piala Konfederasi.

Obama adalah presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat. Dengan slogan 'Yes We Can' yang dibawanya di semasa kampanye, pria keturunan Kenya itu sukses menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat.

Di sepak bola, AS ingin menjadi seperti Obama. Tim Negeri Paman Sam adalah inferior di dunia sepak bola. Kini, Landon Donovan dkk telah berada di partai puncak Piala Konfederasi. Lawan yang harus dihadapi adalah raksasa sepakbola dunia, Brasil.

"Slogan 'Yes We Can' telah menunjukkan hasilnya pada Barack Obama, jadi kami ingin menerapkannya," tukas pelatih AS Bob Bradley seperti dilansir dari AFP.

Brasil adalah juara dunia lima kali. Dilansir dari Reuters, dari lima belas kali pertemuan, AS cuma mampu menang satu kali, sisanya dimenangi Samba. Yang teraktual adalah kekalahan 0-3 di babak grup Piala Konfederasi 2009.

"Kami sudah belajar dari kekalahan itu dan kami punya kesempatan luar biasa untuk menghadapi mereka. Kami harus memastikan bisa menguasai laga sejak awal dan kami menutup laga sebagai juara," ujar Bradley.

AS semula sudah divonis tersingkir usai menelan dua kekalahan di babak grup. Kemenangan 0-3 atas Mesir di laga terakhir membawa mereka melenggang karena unggul jumlah memasukkan gol dibandingkan Italia yang memiliki poin dan selisih gol yang sama.

Di semifinal, AS ditempatkan sebagai underdog karena harus menghadapi Spanyol, juara Eropa yang tampil sangat impresif. Pada akhirnya, The Yanks mengatasi Matador 2-0.

"Keberhasilan ini bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba. Ini merupakan buah dari segala hal yang terjadi di persepakbolaan AS, seperti pemain-pemain MLS yang hijrah ke Eropa, serta keinginan menebus kegagalan kami di Piala Dunia 2006," tutup Bradley.

Β 

Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto: Pelatih timnas AS Bob Bradley (paling kanan) (Reuters )

(nar/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads