Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Senin (29/6/2009) dinihari WIB, Brasil tampak kesulitan membongkar pertahanan Amerika Serikat di babak pertama. Sebaliknya, sang lawan justru mampu tampil efisien dengan memanfaatkan serangan balik. Dua gol, melalui Clint Dempsey dan Landon Donovan, pun mereka lesakkan ke jala 'Tim Samba'.
Namun, skuad arahan Carlos Dunga itu bangkit usai turun minum. Mereka tampil relatif lebih dominan dan beberapa kali menciptakan peluang emas sehingga gol pun tinggal meunggu waktu. Usai Luis Fabiano mencetak dua gol, Lucio pun tampil sebagai pahlawan setelah sundulannya tak mampu dihalau oleh kiper AS, Tim Howard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Permainan kami di babak pertama sangat buruk. Kami kembali ke lapangan dengan kepercayaan diri. Saya hanya bisa berterimakasih kepada tim karena bertarung sampai saat terakhir," tandasnya seperti dilansir Yahoosports.
"Membalikkan keadaan membuat segalanya terlihat lebih indah."
Mengomentari gol yang dicetaknya, bek berusia 31 tahun ini menganggapnya sebagai sebuah kado atas kabar buruk yang menimpanya di Bayern Munich. FC Hollywood dikabarkan tak akan memperbarui kontraknya.
"Bagi saya, gol itu berarti segalanya, ini adalah musim yang sangat berat. Hanya Tuhan yang tahu apa yang telah saya lalui."
"Saya selalu bahagia jika Brasil menang. Saya juga bahagia secara individual. Saya ingin berterimakasih kepada tim dan istri saya yang selalu memberikan saya dorongan semangat."
"Saya telah menerima hal yang mengejutkan dari tim saya, yang mana saya tak menduganya. Tak lagi digunakan oleh Bayern Munich merupakan hal yang mengejutkan bagi saya," pungkasnya. (roz/din)











































