Pelatih Mundur Karena Ancaman Mati

Pelatih Mundur Karena Ancaman Mati

- Sepakbola
Selasa, 30 Jun 2009 10:14 WIB
Pelatih Mundur Karena Ancaman Mati
Bogota - Ruben Israel bahkan belum melakoni pertandingan resminya bersama Santa Fe, tapi ia sudah harus meninggalkan klub Kolombia tersebut. Penyebabnya adalah ia diancam mati oleh fans garis keras.

Israel memutuskan mundur sebagaimana diminta si peneror. Ia direkrut Santa Fe di akhir Mei, menggantikan mantan pelatih timnas Kolombia dan Ekuador, Hernan Dario Gomez.

Ironisnya, sejak diangkat menjadi pelatih kepala, Israel belum pernah berada di pinggir lapangan dan memimpin timnya dalam pertandingan resmi. Ini dikarenakan kompetisi Liga Kolombia telah berakhir akhir pekan lalu, dan Santa Fe gagal ke semifinal pada 17 Mei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin dia menerima beberapa telepon yang mengancam dia dan keluarganya. Kami tak mengerti teror itu karena dia bahkan belum menginjak lapangan di stadion," ungkap presiden klub, Armando Farfan, dikutip dari Reuters, Selasa (30/6/2009).

Dikatakan bahwa si penelepon yang mengancam Israel itu mengaku anggota fans garis keras Santa Fe, juara Kolombia enam kali, tapi belum pernah lagi meraih titel lagi dalam 34 tahun terakhir.

Farfan menambahkan, pihaknya akan mencoba membujuk Israel untuk membatalkan keputusannya mundur dengan memberi jaminan keamanan. Israel, 51, adalah pelatih asal Uruguay yang pernah membawa Libertad memenangi Liga Paraguay di tahun 2007 dan 2008.
(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads