Beckenbauer adalah satu dari 24 anggota komite eksekutif FIFA yang akan memutuskan siapa tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 dalam pertemuan yang dilakukan Desember tahun depan.
Beckenbauer memaparkan pandangannya soal siapa tuan rumah kejuaraan empat tahunan itu. "Menurut saya, tahun 2018 merupakan giliran Eropa. Inggris kemungkinan besar akan terpilih karena mereka memiliki stadion dan infrastruktur yang baik, suporter, dan semuanya," ujar Beckenbauer seperti dilansir dari Reuters.
Sedangkan untuk tahun 2022, legenda sepakbola Jerman ini menjagokan Australia. "Saya berpendapat Australia punya kesempatan baik karena Piala Dunia belum pernah digelar di sana. Australia adalah negara yang indah, benua yang bagus," lanjut pria berjuluk Der Kaizer tersebut.
Namun Beckenbauer bukan berarti mengecilkan tuan rumah yang lain. "Keputusan baru akan turun sekitar setahun lagi. Itu masih sangat lama. Persaingan masih sangat terbuka. Banyak negara yang mengajukan lamaran. Jadi mari kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya," tutupnya.
FIFA telah menerima sembilan lamaran untuk tuan rumah tahun 2018 dan 11 untuk tahun 2022. Di antara lamaran yang masuk, juga terdapat pengajuan dari Indonesia.
(nar/nar)











































