Argentina Kesal Dikerjain Inter
Selasa, 30 Mar 2004 03:37 WIB
- Argentina merasa kesal dengan kebijakan Inter Milan yang tetap membawa Javier Zanetti dan Kily Gonzalez dalam laga Seri A akhir pekan lalu. Akibatnya, Tim Tango tak mungkin bisa memakai tenaga kedua pemainnya itu.Inter memainkan Zanetti dan membangkucadangkan Kily pada pertandingan melawan tuan rumah Reggina hari Minggu (28/3/2004) lalu. Hal ini membuat mereka tak mungkin tiba di Buenos Aires 48 jam sebelum kick off. Padahal hari Selasa (30/3/2004) malam waktu setempat timnas Argentina akan bertanding melawan Ekuador di babak kualifikasi Piala Dunia 2006.Pelatih Argentina Marcelo Bielsa, yang terpaksa mencoret kedua pemain itu dalam susunan skuadnya, menyerang klub Italia tersebut dengan mengatakan kepada media massa setempat bahwa tindakan seperti itu sama artinya dengan membunuh olahraga.βMereka (Zanetti dan Kily) takkan bisa memenuhi tuntutannya sebagai pemain profesional,β ujar Bielsa. βMereka ingin datang tapi situasinya sungguh di luar kewajaran. Mereka menerima keputusan ini dengan sedih dan kecewa karena mereka punya identitas yang besar dengan tim nasional.βDitambahkan Bielsa, dirinya bahkan mempertimbangkan bahwa peraturan 48 jam tidaklah cukup. βJika seorang pemain akan bermain di benua yang berbeda, dia mesti datang lima hari sebelumnya.ββDalam kasus ini, mereka (Inter) tidak menghormati periode 48 jam. Ini membuatku marah. Kejadian ini membunuh sepakbola. Ini berarti mengambil dari publik kemungkinan melihat tontotan seru yang mereka harapkan,β tambahnya dalam Reuters. Tim-tim nasional biasanya mempersiapkan nama-nama pemainnya lima hari sebelum pertandingan, tapi minggu ini babak kualifikasi Piala Dunia mengambil waktu yang bersamaan dengan agenda pertandingan persahabatan. Sebagai akibatnya, yang dipakai adalah aturan 48 jam. (a2s/)











































