Cedera berkepanjangan memaksa Ronaldo kehilangan kemampuan terbaik yang pernah dia miliki. Karena alasan yang sama, dia juga dipaksa meninggalkan hingar bingar Eropa setelah terbuang dari AC Milan dan kemudian memutuskan pulang ke Brasil.
Serangkaian kondisi tersebut membuat nama Ronaldo kemudian hilang dari skuad timnas Brasil. Carlos Dunga memilih untuk tidak memasukkan nama mantan pemain Real Madrid dan Inter Milan itu sejak beberapa waktu silam, termasuk pada Piala Konfederasi di Afrika Selatan yang baru saja selesai dua pekan yang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga seakan menggoda Dunga untuk kembali memasukannya ke skuad Selecao setelah tampil gemilang dengan trigol yang dibuat saat timnya menekuk Fluminise 4-2, Rabu (8/7/09) malam waktu setempat.
Kehebatan Ronaldo bukan hanya tercermin pada jumlah gol yang dilesakkannya, tetapi juga karena prosesi tercipta yang terbilang luar biasa. Mantan pemain Inter Milan dan Real Madrid ini melewati dua pemain lawan sebelum menceploskan si kulit bundar, untuk mencetak gol keduanya.
Jika Ronaldo terus dapat menjaga performa apiknya, maka terbuka lebar kemungkinan baginya untuk kembali masuk timnas Brasil dalam ajang Piala Dunia tahun depan. Apalagi dia sebelumnya juga terpilih sebagai pemain terbaik Campeonato Paulista berkat sumbangan 11 gol yang dia lesakkan sejak merumput di EstΓ‘dio Parque Sao Jorge di awal tahun 2009 lalu.
(din/krs)











































