Ljungberg hijrah dari West Ham United menuju Sounders pada bulan Oktober 2008. Ia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan The Hammers lantaran melihat kesempatan yang lebih bagus di Amerika Serikat.
Kepindahannya ini pun mendapatkan pandangan skeptis bahwa dirinya hanya mementingkan uang. Terbukti, di MLS Ljungberg merupakan salah seorang pemain bergaji tertinggi--di mana ia dibayar 10 juta dollar AS per musim--, selain tentu saja David Beckham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum selesai dengan kritik tersebut, Ljungberg juga pernah memperlihatkan perilaku yang cenderung arogan. Pada laga melawan Chivas USA Juni silam, ia beberapa kali memprotes keputusan wasit karena dinilai kurang melindunginya dari tekel lawan. Pelatih Sounders, Sigi Schmid, kemudian memintanya untuk tetap tanang dan berkonsentrasi saja dengan pertandingan.
Ulah Ljungberg kemudian berlanjut pada akhir pertandingan, di mana ia terus memburu wasit untuk melancarkan protes. Akhirnya dalam sebuah wawancara seusai laga, ia mengkomplain bahwa salah seorang pemain Chivas, Mariano Trujillo, nyaris mematahkan kakinya. Namun ia juga mengungkapkan bahwa Trujillo telah meminta maaf kepadanya.
Terlepas dari segala kontroversinya, Ljungberg rupanya tetap menjadi pemain favorit para fans Sounders. Bahkan setidaknya namanya masih dinilai sebagai salah satu yang menjual di MLS sana. Sebagai baru-baru ini masuk ke dalam skuad MLS All Star yang akan berhadapan dengan Everton pada 29 Juli mendatang.
Selain dirinya ada beberapa nama lain yang juga cukup dikenal, seperti Kasey Keller (eks kiper timnas AS dan Fulham) dan Landon Donovan. Sayang, dalam skuad ini tidak tercantum nama Beckham.
Sejauh ini Ljungberg telah bermain sebanyak 19 kali untuk Sounders di MLS. Dari kesempatan tersebut, ia telah menyumbang dua buah gol. (roz/a2s)











































