Inter terakhir kali menjadi juara Liga Champions musim 1964/65. Ketika itu kejuaraan masih bernama Piala Champions.
Setelah itu, La Beneamata masih belum mampu merengkuh kembali trofi tertinggi kejuaraan antarklub Eropa tersebut. Presiden Massimo Moratti berusaha untuk menggapai cita-cita itu.
Cara yang ia tempuh adalah merekrut orang yang 'akrab' dengan Liga Champions. Di posisi pelatih, ia mendatangkan Mourinho di awal musim lalu. Ia adalah arsitek yang membawa FC Porto juara di musim 2003/04.
Musim depan, sosok yang akrab dengan Liga Champions bertambah dengan kehadiran ujung tombak Samuel Eto'o. Bersama klub sebelumnya, Barcelona, Eto'o pernah dua kali juara LC.
Namun Mourinho ternyata memberikan presentase yang cukup kecil ketika ditanya peluang Inter menjuarai Liga Champions. "Kesempatan kami juara adalah sepuluh persen," ujar pelatih berjuluk The Special One itu seperti dikutip dari Goal.
Mourinho punya alasan di balik ucapannya. "Ada 9-10 tim yang juga berhasrat memenangkan Liga Champions. Jadi 100 persen dibagi sepuluh, maka keluarlah angka tersebut," pungkasnya. (arp/roz)











































