Hina Wasit dengan Uang, Arie Haan Dihukum

Hina Wasit dengan Uang, Arie Haan Dihukum

- Sepakbola
Rabu, 05 Agu 2009 13:29 WIB
Hina Wasit dengan Uang, Arie Haan Dihukum
Beijing - Melancarkan protes yang kelewat batas harus diganjar hukuman. Pelatih kawakan asal Belanda, Arie Haan, dijatuhi skorsing dan didenda karena "menawarkan" uang saat melakukan protes kepada ofisial pertandingan.

Pria berusia 60 tahun itu dilarang mendampingi timnya, Chongging, dalam tiga pertandingan Liga Super China, menyusul kelakuan tak terpuji yang ia perbuat pada sebuah pertandingan akhir pekan silam.

Dalam laga melawan pemuncak klasemen sementara Beijing Guoan, di mana Chongging menang 3-2, Haan meradang ketika timnya dihukum penalti oleh wasit. Ia lalu meluapkan protes kepada ofisial keempat dan diyakini melontarkan kalimat, "Kamu kepingin duit?"

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak berhenti di situ, ia lalu mengeluarkan selembar uang kertas pecahan 100 yuan (sekitar Rp 142 ribu) dan memperlihatkannya kepada ofisial tersebut. Media-media setempat memasang foto adegan itu dalam terbitannya.

Setelah kasus ini disidangkan, otoritas sepakbola China memutuskan Haan tidak boleh berada di bench untuk tiga pertandingan, dan dia juga diharuskan membayar denda sebesar 15 ribu yuan. Pesan dari kesalahan dia adalah "menghina ofisial keempat dengan cara tak bermoral".

Sepakbola China sudah lama terhubung dengan korupsi di dalam dan luar lapangan. Yang paling terkenal adalah skandal wasit "Black Whistles" di era 1990-an.

Haan adalah salah satu pemain Belanda yang cukup disegani di periode 70-an. Ia pernah membela Ajax Amsterdam, Anderlecht, dan PSV Eindhoven. Karir kepelatihannya juga sangat panjang, antara lain pernah menukangi Antwerp, Stuttgart, Feyenoord, Austria Vienna, timnas China, Kamerun dan Bulgaria.
(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads