Pria berusia 60 tahun itu dilarang mendampingi timnya, Chongging, dalam tiga pertandingan Liga Super China, menyusul kelakuan tak terpuji yang ia perbuat pada sebuah pertandingan akhir pekan silam.
Dalam laga melawan pemuncak klasemen sementara Beijing Guoan, di mana Chongging menang 3-2, Haan meradang ketika timnya dihukum penalti oleh wasit. Ia lalu meluapkan protes kepada ofisial keempat dan diyakini melontarkan kalimat, "Kamu kepingin duit?"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kasus ini disidangkan, otoritas sepakbola China memutuskan Haan tidak boleh berada di bench untuk tiga pertandingan, dan dia juga diharuskan membayar denda sebesar 15 ribu yuan. Pesan dari kesalahan dia adalah "menghina ofisial keempat dengan cara tak bermoral".
Sepakbola China sudah lama terhubung dengan korupsi di dalam dan luar lapangan. Yang paling terkenal adalah skandal wasit "Black Whistles" di era 1990-an.
Haan adalah salah satu pemain Belanda yang cukup disegani di periode 70-an. Ia pernah membela Ajax Amsterdam, Anderlecht, dan PSV Eindhoven. Karir kepelatihannya juga sangat panjang, antara lain pernah menukangi Antwerp, Stuttgart, Feyenoord, Austria Vienna, timnas China, Kamerun dan Bulgaria.
(a2s/krs)











































