Kekalahan ini melanjutkan catatan buruk yang didapat Rossoneri disepanjang laga pra musim. Dari enam laga ujicoba sebelumnya, satu-satunya kemenangan yang didapat anak asuh Leonardo adalah saat berhadapan dengam klub lokal Varese, ketika itu Rossoneri menang 2-0.
Setelahnya berturut-turut hasil tak memuaskan didapat Genaro Gattuso dkk. Usai bermain imbang 2-2, Milan takluk atas Club America, Chelsea, Inter Milan, Bayern Munich dan yang terakhir Boca Juniors di perebutan tempat ketiga Audi Cup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertanding di EstΓ‘dio da Luz, Minggu (9/8/2009) dinihari WIB, laga Benfica kontra Milan tak menghasilkan satu gol pun di babak pertama. Hingga turun minum skor masih sama kuat 0-0.
Striker asal Paraguay Oscar Cardozo membungkam Milan di awal babak kedua, tepatnya menit 58 setelah dia mencetak gol yang membuka keunggulan tuan rumah menjadi 1-0.
Milan sepertinya akan mengakhiri laga dengan kekalahan yang salin saat hingga menit-menit akhir mereka tak kunjung menemukan gol balasan. Namun tiga menit menjelang bubaran Sidnei menjebol gawangnya sendiri.Skor 1-1 membuat laga harus dilanjutkan lewat drama adu penalti. Babak tos-tosan berlangsung menengangkan. Dibutuhkan 16 kali penalti untuk menentukan siapa juaranya.
Benfica keluar sebagai pemenang usai penjaga gawang Quim mematahkan sepakan tendangan Antonini. Dengan skor 5-4 di adu penalti, Benfica pun keluar sebagai pemenang dengan agregat 6-5.
Susunan Pemain
Benfica: Quim; Ruben Amorim, Luisao, Sidnei, David Luiz (Shaffer, 51'); Javi Garcia (Yebda, 72'), Ramires (Carlos Martins, 46'), Pablo Aimar (Patric, 64'), Di Maria (FΓ‘bio Coentrao, 72'), Saviola (Keirisson, 64'), Cardozo (Weldon 64').
AC Milan: Storari; Zambrotta, Thiago Silva, Nesta (Onyewu, 79'), Favalli (Antonini, 73'); Abate, Andrea Pirlo, Jankulovski; Di Gennaro (Ronaldinho, 56'); Pato, Borriello. (din/nar)











































