Capello Gila untuk Inggris Juara Dunia

Capello Gila untuk Inggris Juara Dunia

- Sepakbola
Kamis, 13 Agu 2009 01:34 WIB
Capello Gila untuk Inggris Juara Dunia
Amsterdam - Fabio Capello disebut John Terry tak kalah galak dari Alex Ferguson, yang terkenal dengan hairdryer treatment-nya. Don Fabio bahkan disebutnya gila, meski punya kans mengantar Inggris ke tahta dunia.

Sejak resmi menangani timnas Inggris hampir dua tahun lalu, Capello terhitung berhasil menorehkan sukses. Dari 15 pertandingan yang sudah dia jalani, 12 di antaranya berakhir dengan kemenangan, sekali imbang dan dua kali kalah, sementara di Kualifikasi Piala Dunia, The Three Lions masih duduk di puncak klasemen Grup 6.

Dengan karirnya sebagai pelatih yang sudah sangat panjang, Capello jelas punya pendekatan khusus nuat John Terry cs. Salah satu metode yang dia gunakan adalah hairdryer treatment, seperti yang dilakukan Sir Alex Ferguson pada Manchester United-nya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di mata John Terry, Capello bahkan sama galaknya denganya bos 'Setan Merah'. Orang Italia itu bahkan sebut Terry sebagai 'gila'.

"(Itu terjadi) di paruh pertandingan jika pemainnya saling berbicara dan berteriak satu dengan yang lain. Dia ingin semua pemainnya tenang - lalu dia bisa menjadi gila sendiri," ungkap Terry seperti diberitakan TheSun.

Tapi tentunya tak cuma cara-cara "kekerasan" yang digunakan Don Fabio pada anak didiknya. Mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid itu kadang bisa sangat hangat dan menjadi seperti seorang teman buat Wayne Rooney dkk.

"Dia di sana untuk menendang kami dari belakang, jika dibutuhkan. Atau dia juga bisa merangkulkan tangannya di pundakmu." sambung kapten Inggris itu.

Dengan semua cara yang dilakukan Capello buat tim Inggris, dan tentunya berdasar pada hasil pertandingan yang sudah dijalani, Terry punya keyakinan tinggi kalau penantian Inggris untuk kembali menjadi juara dunia akan berakhir.

"Dia seperti Jose Mourinho karena kualitas kecil tersebut membedakan antara pelatih bagus dan pelatih hebat. Ini adalah manajer yang hebat. Tapi kami belum berada di tempat yang kami inginkan. Kami harus meraih 10% atau 15% lagi , lalu baru kami berada di puncak permainan kami," pungkas bek tengah Chelsea itu.

(din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads