Turun dengan kekuatan terbaiknya, Brasil sempat dibuat kesulitan oleh tuan rumah. Gol semata wayang skuad besutan Dunga baru bisa dilesakkan Fabiano saat laga babak pertama tinggal tersisa dua menit.
Buat Fabiano, gol ini makin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu striker terbaik Brasil saat ini. Pesepakbola yang masih terikat kontrak bersama Sevilla itu menjadi bintang saat Brasil menjuarai Piala Konfederasi bulan lalu, saat itu dia membuat lima gol yang menjadikannya top skorer turnamen tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kesulitan menembus pertahanan Estonia, Brasil sedikit mendapat bantuan saat mencetak golnya. Mendapat bola mental yang gagal dibuang dengan sempurnah oleh bek lawan saat menghalau sepakan Kaka, tendangan Fabiano gagal diantisipasi kiper Sergei Pareiko.
Di babak kedua, Dunga memutuskan menarik keluar Kaka dan Robinho demi memberi kesempatan pada pemain lainnya. Keputusan tersebut berpengaruh pada performa Tim Samba yang perlahan mulai ditekan lawannya.
Saat usaha Estonia menyamakan kedudukan tak kunjung membuahkan hasil, mereka justru harus kehilangan salah satu pemainnya. Dmitri Kruglov diusir wasit dari lapangan setelah memprotes kartu kuning yang dia dapat usai menekel Daniel Alves di menit 86.
Punya beberapa kesempatan bikin gol di menit tersisa, Estonia tetap tak mampu menjebol gawang Cesar. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai. (din/roz)











































