Portuguesa, sebuah klub divisi dua Brasil, baru saja mengalami kekalahan pekan ini. Tim yang berbasis di kota Sao Paulo itu bertekuk lutut 1-2 dari Vila Nova.
Sudah menelan kekalahan, para pemain juga mengalami peristiwa tak mengenakkan. Usai pertandingan, dua orang ofisial klubnya sendiri menghambur masuk ke ruang ganti ditemani sepasang bodyguard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada empat orang bersenjata dan salah satunya tampak seperti pimpinannya," tutur pelatih Portuguesa Rene Simoes di Reuters.
Pimpinan orang bersenjata itu lantas dikenali sebagai Antonio Jose Vaz Pinto, anggota dari dewan pelaksana klub Portuguesa. Juga disebutkan bahwa para bodyguard yang menyertainya adalah oknum polisi yang sedang bebas tugas.
Akibat dari insiden ini, pelatih Simoes sudah mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Rabu (26/8/2009) waktu setempat. Sementara pihak klub mengutuk kejadian itu dan siap menghukum yang bersalah.
"Selain mengejutkan semua orang (di ruang ganti), Mr Antonio Jose Vaz Pinto menghina para pemain dan staf teknis, memperlihatkan dia sama sekali lepas kendali," kecam pernyataan di situs resmi Portuguesa.
(krs/key)










































