Prestasi klub-klub Italia di percaturan Liga Champions dalam lima musim belakangan boleh dibilang berada di bawah wakil Liga Inggris maupun La Liga. Tercatat hanya AC Milan yang mampu mendobrak dominasi klub dari dua liga tersebut dengan menjadi juara di tahun 2007 lalu.
Selebihnya?Maaf saja kalau dikatakan klub-klub macam Inter Milan, Juventus, AS Roma, Lazio maupun Fiorentina dinilai belum bisa bersaing dengan anggota Big Four Liga Inggris maupun Barcelona dari Spanyol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inter yang tampil sebagai penguasa Seri A dalam empat musim terakhir, seperti kehilangan taring jika sudah tampil di Liga Champions. Prestasi terbaik dalam lima musim terakhir bagi Nerazzuri adalah ketika melangkah ke babak perempat final pada musim 2008, sebelum dikalahkan Liverpool.
Awal musim lalu, Masimmo Moratti pun memakai jasa Jose Mourinho -yang pernah membawa Porto juara di 2004- untuk menularkan mental Eropa kepada para punggawa Inter. Hasilnya?musim lalu langkah mereka harus terhenti di babak 16 besar oleh Manchester United.
Musim ini pun, Mourinho kembali ditugasi Moratti untuk membawa Inter berjaya di kompetisi yang terakhir mereka menangi tahun 1965 itu. Samuel Eto'o sebagai aktor Barca kala juara musim lalu pun, ditarik meski mereka harus kehilangan Zlatan Ibrahimovic. Eto'o akan didukung sederet pemain berkualitas macam Diego Milito, Lucio, Thiago Motta dan terakhir Wesley Sneijder.
Namun belum apa-apa, Inter sudah harus dipertemukan dengan Barca di babak fase grup,ini merupakan ujian berat bagi 'Si Ular Besar'. Tapi jika mampu mengalahkan Barca di dua pertemuan, mental Javier Zanetti dkk setidaknya akan terangkat untuk melangkah lebih jauh di kompetisi ini, karena Inter sudah mengalahkan tim yang dibilang terkuat di Eropa saat ini.
Bagaimana dengan Milan?Meski berstatus sebagai tim Italia yang paling sering juara Liga Champions dengan tujuh gelar, boleh dikatakan ujian Rossoneri sangat berat kali ini.
Dengan pelatih baru minim pengalaman, Leonardo, serta ditinggal dua pemain andalannya, Kaka dan Paolo Maldini, jalan terjal harus dilalui Milan mengingat performa mereka kini belum bagus-bagus amat.
Apalagi, Milan tergabung dalam grup yang berat. Di samping harus meladeni jagoan Perancis dan Yunani, Olympique Marseille dan Olympiakos, Si Merah-Hitam akan bertemu lawan berat yaitu Real Madrid denganΒ Neo Galacticos-nya yang mana Kaka ada di dalamnya.
Juve dan Fiorentina pun setali tiga uang dengan dua kompatriotnya di atas. Juve yang memperkuat skuadnya musim dengan mendatangkan Diego, Felipe Melo dan Fabio Cannavaro pun harus berjuang keras untuk lolos dari hadangan raksasa Bundesliga, Bayern Munich dan juara Liga Prancis Bordeaux serta Macabi Haifa dari Israel.
Fiorentina, juga harus meladeni jagoan Inggris, Liverpool dan Olmpique Lyon serta debutan Debrecen. Dengan minim pengalaman di Liga Champions, sorry to say kalau La Viola punya kans lebih besar tereliminasi lebih dulu.Β
"Ini adalah drawing yang sulit, tidak ada yang mudah, tapi kami bisa terhindar dari tim kuat asal Inggris. Kami bertemu teman lama kami lagi, Bayern Munich dan ada banyak sejarah antara Juve dan Bayern di Liga Champions," tutur wakil Juve, Jean-Claude Blanc, usai pengundian kepada Sky.
"Kami harus datang ke Perancis, negara yang sedikit banyak kutahu, dengan pelatihnya pun aku kenal baik. Mereka tim kuat. Lalu kami akan ke Israel, jadi kami harus merespek penuh lawan kami dan melakukan yang terbaik kami bisa," katanya lanjut.
Namun itu semua belum terjadi dan baru sekedar prediksi. Ada baiknya kita tunggu hingga tanggal 22 Mei saat partai final dihelat di Santiago Bernabeu, apakah ada wakil Italia yang berada di sana. (mrp/krs)











































