Inggris Dituduh Sengaja Cederai Pemain Kroasia

Jelang Kualifikasi Piala Dunia

Inggris Dituduh Sengaja Cederai Pemain Kroasia

- Sepakbola
Selasa, 01 Sep 2009 15:16 WIB
Inggris Dituduh Sengaja Cederai Pemain Kroasia
Jakarta - Jelang laga Inggris melawan Kroasia pekan depan, situasi memanas. Presiden Federasi Sepakbola Kroasia, Vlatko Markovic menuduh Inggris telah sengaja mencederai pemain-pemainnya yang bermain di Liga Primer.

Laga kontra Inggris pada Rabu (9/11/09) memang cukup penting bagi Kroasia. Soalnya mereka membutuhkan poin penuh untuk mematahkan dominasi 'Tiga Singa' sekaligus demi mengamankan peluang untuk lolos via playoff sebagai runner up terbaik grup.

Namun sepekan sebelum laga di mulai, susana sudah mulai memanas. Markovic menuduh Inggris telah melakukan upaya untuk menghambat laju Kroasia dengan mencederai bintang-bintang mereka yang merumput di Premier League yakni Eduardo di Arsenal dan Luka Modric yang memperkuat Tottenham Hotspur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eduardo memang pernah mendapatkan patah tulang setelah mendapat tekel brutal dari pemain Birmingham asal Inggris, Martin Taylor setahun silam. Sementara Modric mendapat cedera pada kaki kanannya yang juga didapat saat melawan Birmingham di akhir pekan lalu, dia diperkirakan bakal absen beberapa bulan.

"Pertama Eduardo, sekarang Luka Modric. Ini mengerikan. Saya hanya dapat bertanya pada diri sendiri apakah ini benar-benar kecelakaan," tutur Markovic kepada The Sun.

"Saya hampir memikirkan itu dilakukan kepada kami terkait dengan sebelum laga melawan Inggris. Saya tidak dapat mempercayai apa yang saya lihat ketika saya melihat apa yang menimpa Luka. Dia tidak tergantikan," sambung Markovic.

Inggris dan Kroasia sebelumnya memang pernah terlibat perseturuan hebat. Gagal lolosnya The Three Lions di Piala Eropa 2008 disebabkan oleh kekalahan mereka 2-3 di kandang sendiri oleh The Blazers pada pertandingan terakhir grup E.
Β 
Inggris sendiri juga memerlukan poin penuh untuk memastikan tiket ke Afrika Selatan tahun depan.

(din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads