Maradona Ingin 20 Tahun Lebih Muda

Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2010

Maradona Ingin 20 Tahun Lebih Muda

- Sepakbola
Rabu, 02 Sep 2009 07:40 WIB
Maradona Ingin 20 Tahun Lebih Muda
Buenos Aires - Sebuah keinginan yang mustahil terwujud diungkapkan oleh pelatih tim nasional Argentina, Diego Maradona. 'Si Tangan Tuhan' ingin dirinya lebih muda 20 tahun. Ada apa, Diego?

Menjelang laga bigmatch melawan Brasil di kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, Maradona tengah pusing. Sejumlah pemain andalannya seperti Diego Milito, Lisandro Lopez, Nicolas Burdisso, Juan Veron, Jonas Gutierrez, dan Sebastian Battaglia dalam kondisi yang meragukan.

"Kenyatannya, ini merupakan situasi yang sulit. Setiap dering telepon dari dokter tim Donato Villani, saya selalu berdoa. Sebab informasi yang datang, satu pemain cedera, satu lagi tertarik ototnya..." demikian Maradona seperti dilansir dari Reuters.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, Tim Tango membutuhkan poin penuh untuk menjamin tiket lolos langsung ke Piala Dunia tahun depan. Saat ini, anak buah Maradona ada di peringkat keempat klasemen sementara dengan poin 22. Tangga keempat adalah batas terakhir lolos langsung. Argentina hanya terpaut dua poin dari urutan kelima Ekuador dan kedua negara masih menyisakan dua pertandingan.

Untuk menghadapi laga besar dan penting itu, Maradona pun memanggil tujuh pemain lokal ke dalam pasukannya. Di antara mereka terdapat striker senior Martin Palermo yang terakhir kali memperkuat Argentina sembilan tahun silam, serta Rolando Schiavi dan Rodrigo Bana. Usia dua nama terakhir sudah berkepala tiga, namun sama sekali belum pernah masuk tim nasional.

"Kemarin, ketika saya bertemu dengan para pemain, saya mengatakan bakal melakukan apa saja agar bisa 20 tahun lebih muda dan saya bisa bermain," tandas Maradona.

Entah apa dasar dari ucapan Maradona yang mengesankan timnya sangat compang-camping tersebut. Beruntung, pria yang kini berusia 48 tahun itu segera mengutarakan ucapan yang memberikan semangat bagi pasukannya.

"Namun, kami harus tetap maju meski banyak masalah yang melanda. Siapa yang tidak bisa bermain harus menunggu kesempatan lagi di laga berikutnya. Sementara siapa yang bisa bermain harus menjadi faktor penentu di lapangan," pungkas eks pemain nasional Argentina di era 1980-an itu. (nar/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads