Komentar tersebut terlontar satu pekan sebelum laga antara Inggris vs Kroasia di kualifikasi Piala Dunia 2010. Soalnya mereka membutuhkan poin penuh untuk mematahkan dominasi 'Tiga Singa' sekaligus demi mengamankan peluang untuk lolos via playoff sebagai runner up terbaik grup.
Markovic menuduh Inggris telah melakukan upaya untuk menghambat laju Kroasia dengan mencederai bintang-bintang mereka yang merumput di Premier League, dengan contoh Luka Modric yang memperkuat Tottenham Hotspur. Modric divonis bakal absen lama setelah mengalami cedera pada kaki kanannya kala bertanding melawan Birmingham City pada akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi hal tersebut dibantah oleh gelandang Aston Villa dan Inggris, James Milner. Menurutnya, kejadian seperti itu kadang terjadi di atas lapangan, dan terjadi lantaran si pemain tengah sial saja.
"Itu hanya nasib buruk, begitulah sepak bola. Banyak orang membicarakan hal ini, tetapi semuanya tak masuk akal. Kami hanya masuk lapangan dan berusaha bermain sebaik mungkin. Anda tak akan pilih-pilih siapa yang akan Anda tekel ketika berada di atas lapangan," ujarnya seperti dilansir AFP.
"Anda tak akan berpikir, 'Oh, itu dia. Saya akan bermain keras untuknya.' Yang ada, Anda hanya akan bermain sebaik mungkin untuk merebut bola," lanjut Milner lagi.
Meski demikian, Milner tetap bersimpati atas hilangnya Modric dari skuad Kroasia. Ia menggambarkannya sebagai kehilangan kesempatan untuk melawan salah satu pemain terbaik dari tim lawan.
"Anda bisa lihat betapa bagusnya Modric semenjak ia datang ke Inggris. Dia membuat Tottenham kuat dan begitu pula pada level internasional. Kroasia akan sangat kehilangannya."
"Dalam pandangan lain, tentunya akan membantu Anda apabila si pemain terbaik tak bermain, tetapi Anda juga ingin menantangnya. Begitulah jika Anda ingin menjadi profesional di dunia olah raga."
(roz/din)










































