Argentina Menyerang, Brasil Tenang

Argentina Menyerang, Brasil Tenang

- Sepakbola
Jumat, 04 Sep 2009 08:28 WIB
Argentina Menyerang, Brasil Tenang
Rosario - Tensi jelang pertarungan besar Argentina versus Brasil sangat tinggi. 'Tim Tango' diterangai sebagai pihak yang menyerang lebih dulu, dan 'Tim Samba' cenderung tenang meladeninya.

Duel dua tim terbesar di Amerika Selatan ini akan terjadi di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 di kota Rosario pada Minggu (6/9/2009) pagi WIB. Pada pertemuan pertama di kandang Brasil, kedua kesebelasan bermain imbang 0-0.

Gencarnya pemberitaan seputar pertandingan ini diyakini disulut oleh ucapan pelatih Argentina Diego Maradona. "Argentina memiliki pemain-pemain yang lebih baik dibanding Brasil," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arsitek Brasil, Dunga, sudah memberi reaksi atas pernyataan itu, dan dia menghindari konfrontasi kata-kata dengan Maradona. Beberapa pemainnya pun memiliki sikap serupa.

"Kami bisa terjerembab ke dalam perangkap mereka. Iklim ala perang lebih menguntungkan mereka ketimbang kami," cetus Robinho dalam harian Jornal do Brasil.

Luis Fabiano sependapat bahwa orang-orang Argentina "mencoba memprovokasi, menciptakan ketegangan suasana. "Tapi kami sangat tenang. Kami tahu, provokasi macam itu akan menguntungkan mereka," imbuh penyerang klub Sevilla itu.

Sementara itu bek Argentina Gabriel Heinze merasa sudah punya cara ampuh untuk menjinakkan musuh besarnya itu.

"Kemenangan bergantung pada apa kami kerjakan. Kami tak boleh membiarkan mereka berpikir. Dengan begitu kami tak punya lebih banyak masalah. Konfrontasi ini antara segelintir pemain yang sudah lama main bareng (Brasil) dan sebuah tim (Argentina) yang punya harapan sangat tinggi," tutur bek Olympique Marseille itu.

"Idenya adalah menyerang mereka dengan pengorganisasian, tanpa membabi buta dan putus asa, karena mereka punya pemain-pemain yang cepat untuk menyerbu dalam serangan balik. Tidak berhati-hati akan menjadi sebuah dosa," pungkas Heinze. (a2s/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads