Prancis belum menemukan penampilan terbaiknya di kualifikasi Piala Dunia. Usai berbagi skor 1-1 lawan Rumania, Minggu (6/9/2009) dinihari WIB, 'Le Bleus' bahkan diprediksi harus melewati babak playoff untuk bisa tampil di Afrika Selatan tahun depan.
Hasil kurang mengesankan lawan Rumania itu sebenarnya bukan kali pertama dipetik Prancis. Setelah di laga pertama secara mengejutkan kalah dari Austria 1-3, Prancis selanjutnya cuma bisa menang empat kali dengan selisih satu gol dan dua kali seri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelatih, kami memiliki sesuatu untuk dikatakan. Aku bicara atas nama skuad. Kami mulai bosan dengan sesi latihanmu. Dalam kurun waktu 12 tahun aku membela timnas Prancis, aku belum pernah dalam situasi seperti ini," tutur Henry ke Domenech, sebagaimana dikutip oleh Le Parisien dan diwartakan Reuters.
Henry yang membela Prancis sejak tahun 1997 dan sudah mencatat 49 gol dari 112 penampilan itu juga menggarisbawahi bahwa sistem Domenech bukan hanya bikin mereka bosan tapi juga telah merusak ke skema permainan.
"Kami tak tahu harus bermain seperti apa, berada di mana dalam lapangan, bagaimana main dengan terorganisir. Kami tak tahu harus berbuat apa. Kami tak punya gaya, tak ada arahan. Ini tidak bekerja sebagaimana mestinya," papar Henry lebih lanjut.
Belum ada tanggapan resmi dari Federasi Sepakbola Prancis mengenai kabar ini kendati sebelumnya mereka sudah menyatakan dukungan penuh buat Domenech.
(krs/key)











































