Cassano harus memendam impiannya untuk kembali mengenakan seragam timnas setelah Marcelo Lippi tidak memanggilnya dalam laga Italia melawan Georgia dan Bulgaria pada 5 dan 9 September ini.
Bahkan Lippi juga sempat menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak kepikiran untuk memanggil mantan pemain Real Madrid itu. Padahal, Cassano sebenarnya tampil cukup apik bersama Sampdoria dalam satu musim terakhir.
Menurut Graziani keputusan Lippi untuk tidak membawa pemain yang pernah memperkuat AS Roma itu merupakan suatu kekeliruan besar. Menurut mantan pesepakbola yang mencetak gol kemenangan Italia di Piala Dunia 1982 itu, Cassano tersebut bisa menjadi solusi dari kebuntuan gol tim juara dunia itu selama ini.
"Cassano merupakan pemain sepakbola terbaik di Italia dan menurut saya adalah suatu dosa tidak memainkannya atau bahkan tidak memanggilnya ke dalam skuad," tuturnya di Football Italia.
"Tentu saja Lippi cukup benar dengan keputusannya, namun yang tidak saya mengerti mengapa ia tetap kekeuh menolak untuk menmanggilnya."
"Jika saya menjadi pelatih, pemain pertama yang akan saya panggil adalah Cassano. Jika dia berduet dengan (Alberto) Gilardino atau (Vincenzo) Iaquinta, dia akan membuat sesuatu yang hebat."
Italia tengah dihadapkan pada permahasalahan di lini depan. Setelah tampil melempem di Piala Konfederasi, Fabio Cannavaro dkk pada laga melawan Bulgaria di akhir pekan lalu 'dimenangkan' oleh Kakha Kaladze yang dua kali mencetak gol bunuh diri.
(nar/mrp)











































