'Argentina Hilang dalam Sejarah'

'Argentina Hilang dalam Sejarah'

- Sepakbola
Kamis, 10 Sep 2009 13:22 WIB
Argentina Hilang dalam Sejarah
Buenos Aires - Kalah atas Paraguay membuat peluang Argentina untuk lolos ke Piala Dunia 2010 makin mengecil. Media di negara tersebut kemudian kompak menyerang Diego Maradona.

'Malam di mana Argentina hilang dalam sejarah', demikian ditulis suratkabar La Nacionale seperti dikutip dari AS.

Setelah tumbang saat menjamu Brasil, kemenangan merupakan harga yang sulit ditawar oleh Argentina saat melawat ke Paraguay. Sayangnya apa yang dicari tak juga datang, 'Tango' malah kembali kalah 0-1 dan berujung keluarnya mereka dari posisi empat besar, yang merupakan syarat untuk lolos langsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluang Argentina untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia secara matematis memang belum tertutup. Namun dengan serangkaian hasil buruk dan performa yang tak kunjung meyakinkan, dua pertandingan tersisa bisa jadi tak akan banyak membantu Zavier Zanetti cs.

Publik Argentina pun dipaksa bersiap mengulang memori pahit 38 tahun lalu, saat Albiceleste terakhir kali gagal lolos ke Piala Dunia (1970). 'Tango' ketika cuma duduk di posisi tiga klasemen Grup 1 zona CONMEBOL, yang masih terbagi dalam tiga grup dan hanya pemuncak klasemen yang berhak lolos ke putaran final di Meksiko.

Media berpengaruh lainnya, Clarin, malah menyebut kalau peluang Argentina untuk lolos kini tergantung hasil pertandingan tim lain. "Sebuah kekecewaan lainnya, dan peluang untuk lolos langsung tidak lagi tergantung pada diri sendiri," demikian ditulis Clarin.

Harian olahraga Ole melontarkan kritikan keras dengan menyebut Argentina bermain sangat buruk di semua lini sekaligus mempertanyakan status Maradona yang masih dipertahankan sebagai pelatih.

"Kembali bermain buruk di hampir sepanjang babak kedua. Maradona bukan bagian dari tim, (dia) bukan jawaban yang dibutuhkan," tegas Ole.

Kegagalan Argentina meraih hasih bagus jelas mengherankan lantaran mereka punya banyak pemain kelas dunia, termasuk Lionel Messi yang disebut-sebut bakal jadi pemain terbaik dunia tahun ini. Inilah yang kemudian membuat tekanan pada 'Si Tangan Tuhan' makin deras mengalir.

"Messi seperti banyangan yang berkilau saat di Barcelona, (tapi) dia menjadi buta dan menderita saat mencoba berkontribusi. Pertahanan yang buruk, tanpa kekuatan, tak mampu bangkit. Argentina kembali mendapat pukulan telak," tulis stasiun televisi TyC Sports di situs resminya. (din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads