Beenhakker, Dulu Disayang Kini Dibuang

Beenhakker, Dulu Disayang Kini Dibuang

- Sepakbola
Kamis, 10 Sep 2009 16:19 WIB
Beenhakker, Dulu Disayang Kini Dibuang
Warsawa - Sekitar setahun silam Leo Beenhakker menuai pujian plus penghargaan usai membawa Polandia lolos ke babak utama Euro 2008. Roda nasib berputar dan kini dia pun dilengserkan.

Beenhakker yang memulai karir kepelatihan sejak tahun 1972 didapuk menjadi pelatih Polandia pada Juli 2006 lalu. Sejatinya dia hanya dikontrak sampai dengan berakhirnya gelaran Euro 2008, tapi kenyataan berkata lain.

Secara mengejutkan Beenhakker sukses besar dengan racikannya di Polandia. Pria Belanda berusia 67 tahun tersebut berhasil mengantarkan Polandia ke babak utama Piala Eropa, sebuah capaian pertama buat negara itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada prosesnya Polandia memang tak mampu melampaui babak pertama Euro 2008, tapi Beenhakker tetap dielus dan dianggap pahlawan. Presiden Polandia Lech Kaczynski bahkan sampai memberikan penghargaan Polonia Restituta, salah satu penghargaan dengan kasta tertinggi di negara itu, untuk Beenhakker.

Selain itu, masa depan Beenhakker di timnas juga masih terjamin seiring dengan diberikannya perpanjangan kontrak. Dia dipagari sampai November 2009 atau berakhirnya kualifikasi Piala Dunia 2010.

Apa lacur, Beenhakker kemudian tak dapat mengulangi keajaiban yang dia bawa untuk Polandia sebelumnya. 'Putih-Merah' terseok-seok di kualifikasi dan terakhir kalah 0-3 dari Slovenia, Kamis (10/9/2009) dinihari WIB.

Kekalahan tersebut memicu kemarahan di Polandia. Salah satu tabloid bahkan menyebut bahwa tim racikan Beenhakker itu sudah "mempermalukan kita semua." Hasil ini pula yang mengakhiri dini kebersamaan Beenhakker dengan Polandia yang langsung memecatnya.

"Keputusan ini tak dapat diganggu gugat. Pelatih Beenhakker tak lagi melatih timnas," seru Presiden Asossiasi Sepakbola Polandia (PZPN) Grzegorz Lato, seperti dikutip Reuters.


(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads