Prestasi Inter merajai Seri A dalam tiga musim terakhir bisa dibilang tak lepas dari peran Ibrahimovic. Aksi individu dan gol-golnya berulang kali memberikan kemenangan bagi Nerazzuri.
Apalagi musim lalu selain gelar scudetto, Ibra pun tampil sebagai topskorer dengan raihan 25 gol. Prestasi pemain internasional Swedia itu pun langsung mendapat tempat di hati Mourinho yang saat itu baru saja melatih Inter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dua laga awal bersama El Barca, Ibra sudah menyumbang dua gol. Sebuah prestasi cukup baik mengingat kompetisi di ranah Spanyol itu adalah tempat baru bagi Ibra.
"Aku puas melihat kerjanya di Barca tapi aku sangat senang dengan para penyerangku," ujar Mourinho merujuk penampilan apik yang turut diperlihat oleh duet striker barunya, Samuel Eto'o dan Diego Milito.
Reuni antara mantan pelatih dan anak buahnya itu akan tersaji saat Inter menjamu Barca di Liga Champions pertengahan pekan ini. Mourinho pun berjanji akan membuat penyambutan baik kepada Ibra, tapi hanya sebelum pertandingan saja. Kalau sudah berada di lapangan mereka berdua adalah rival yang saling mengalahkan.
"Hari Rabu nanti, kami akan saling berpelukan hangat sebelum pertandingan, tapi di dalam pertandingan aku bahkan tidak ingin mengetahui siapa itu Ibra."
Status juara bertahan yang disandang Barca pun membuat raksasa Catalan itu relatif lebih diunggulkan daripada Inter. Namun demikian, Mourinho pun tak kalah yakin kalau timnya mampu menampilkan permainan yang apik dan meraih hasil positif.
"Dia telah berbuat banyak untuk Inter dan begitu sebaliknya. Inter adalah tim yang sedang berkembang tapi kami punya potensi untuk menjadi sebuah tim yang spektakuler," tuntasnya. (mrp/arp)











































