Jerman dan Belanda adalah dua negara yang memiliki nama besar di sepakbola. Namun di tingkat klub, prestasi dua negeri bertetangga tersebut tidak secemerlang tim nasionalnya.
Untuk Liga Champions musim ini, terdapat 'anak baru' di kontingen Belanda dan Jerman. Yang unik, kedua 'anak baru' itu datang dengan status juara liga. AZ Alkmaar adalah juara Liga Belanda, sementara Vfl Wolfsburg merupakan juara Liga Jerman.
Sejauh ini, langkah keduanya di kompetisi domestik masing-masing masih belum meyakinkan.
Dari enam pertandingan, juara bertahan Eredivisie menang empat kali dan kalah dua kali. Kekalahan teraktual terjadi akhir pekan lalu, di tangan tuan rumah ADO Den Haag. Hasil ini membuat mereka tercecer di peringkat keenam klasemen sementara.
"Kekalahan ini bisa menjadi pelajaran tambahan untuk kami. Tengah pekan, kami akan menghadapi suporter Olympiakos yang sama fanatiknya dengan yang kami jumpai malam ini," demikian tukas striker AZ Jeremain Lens dilansir dari De Telegraaf , merujuk pada partai pertama yang akan mereka lakoni.
Keadaan lebih buruk dialami juara bertahan Bundesliga. Terpaku di peringkat kesepuluh klasemen sementara akibat selalu kalah di tiga laga terakhir.
"Kami harus bekerja sangat keras dan menemukan solusi dengan cepat guna mengakhiri fase buruk ini. Kami memiliki kualitas untuk melakukannya," tukas striker Grafite seperti dilansir dari situs resmi klub.
Di Liga Champions, Wolfsburg berada di Grup B bersama runner up musim lalu Manchester United, CSKA Moskow, dan Besiktas.
Sementara AZ masuk Grup H dan harus bersaing dengan semifinalis musim lalu Arsenal, Olimpiakos, dan Standard Liege.
Foto: Kapten Wolfsburg Zvjezdan Misimovic (AFP ) (nar/a2s)











































