Bersama Zlatan Ibrahimovic, Maxwell mengepak koper dari kota Milan musim panas ini. Adalah klub Catalan, Barca, yang menjadi hunian baru mereka.
Tak lama berselang, nasib menentukan bahwa kedua klub berada satu grup di Liga Champions. Ibra dan Maxwell pun memanaskan laga pertama kedua klub, Kamis (17/9/2009) dinihari WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Guardiola adalah orang yang hebat. Dia selalu menerangkan padaku apa yang dia mau dan perilakunya benar-benar tenang dan sopan. Ini lebih baik dibandingkan tipe pelatih yang tak bilang apa-apa ke Anda," kata Maxwell kepada Sport yang dikutip Football Italia.
Apakah yang dimaksud Maxwell dengan "pelatih yang tak bilang apa-apa" itu adalah Mourinho yang menanganinya di Inter? Entah, yang pasti dalam hal pendekatan terhadap pemain, Pep lebih oke dari 'The Special One'.
"Lebih jauh lagi, dia juga dekat dengan para pemainnya, lebih ketimbang Mourinho. Mungkin ini karena dia baru-baru saja berhenti bermain sepakbola," lugas si pemain asal Brasil.
Memang sudah bukan rahasia kalau Maxwell tidak memiliki hubungan harmonis dengan Mourinho sehingga pernyataan itu niscaya tidak terlalu aneh. Apalagi si pemain juga mengaku bahwa akhir dari karirnya di Inter juga berakhir dengan aneh.
"Bulan-bulan terakhirku di Inter terasa cukup aneh. Aku mendapat pesan dan menyadari bahwa itulah saatnya untuk beranjak," terangnya. (krs/din)











































