Bayern praktis mendominasi pertandingan di Kiryat Eliezer, Rabu (16/9/2009) dinihari WIB. Tengok statistik perolehan bola Bayern yang 66 persen, menyisakan 35 persen saja untuk tim tuan rumah.
Meski demikian, Bayern sebenarnya juga mengalami kebuntuan di satu jam pertama pertandingan karena tak juga berhasil menjebol gawang Maccabi. Deadlock baru dipecahkan Van Buyten lewat golnya di menit ke-65. Usai yang "mampet" itu bisa dibuka, kemenangan pun bak sudah di tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertolak dari keunggulan 1-0 tersebut, Bayern berhasil menambah sepasang gol lagi berkat Thomas Mueller yang lahir di lima menit terakhir pertandingan. Kemenangan telak pun dicatatkan dan hasil 0-0 di babak pertama tak jadi perkara.
"Saya sangat puas dengan hasil di babak pertama. Kami bermain dengan tempo tinggi," nilai Van Gaal.
Sementara itu, meski timya kalah ternyata pelatih Maccabi Elisha Levy juga berbagi kesenangan yang sedang menghinggapi kubu Bayern. Menurut dia, timnya bermain tak kalah bagus dan sudah memberi perlawanan sengit.
"Skor 3-0 tak menggambarkan kisah sepenuhnya dalam pertandingan," tegas dia.
Fans di Kiryat Eliezer rupanya juga mengapresiasi perjuangan tim kesayangan mereka. Sekitar 39 ribu penonton yang hadir di stadion tak ragu memberikan tepuk tangan keras untuk Maccabi Haifa.
(krs/din)
