Tentang Messi, striker Barcelona ini adalah rekan setim Zanetti sekaligus yuniornya di timnas Argentina. Tak heran jika mereka punya hubungan pertemanan yang cukup dekat.
"Aku ngobrol dengan Messi tentang pertandingan ini, dan sayangnya buat kami, dia penuh motivasi," ujar pemain senior berusia 36 tahun itu. "Dia pemain yang sangat hebat dan ingin memulai Liga Champions dengan cara yang tepat."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai Ibrahimovic yang telah meninggalkan Inter dan kini berbaju Azulgrana, Zanetti menyikapinya secara profesional.
"Aku tidak tahu bagaimana suporter kami akan menerima kedatangan Ibra. Tapi dia telah bekerja sangat baik dengan kami dan kami memenangi banyak piala bersama-sama," tukasnya, seperti dikutip dari situs resmi UEFA.
"Dia pernah menjadi bagian dari tim ini, dan tim telah berterima kasih atas pekerjaan semua orang. Dalam sepakbola hal-hal seperti ini selalu terjadi."
Setelah itu ia berlanjut pada Eto'o, yang kembalikan dengan Ibrahimovic, berganti klub dari Barca ke Inter. "Sekarang Samuel bermain untuk kami. Dia beradaptasi dengan sangat cepat dan sudah mencetak tiga gol penting buat Inter, meskipun musim baru saja dimulai."
Terakhir, soal teknis pertandingan timnya melawan sang juara bertahan, Zanetti tidak menganggap Barca tim yang tak bisa dikalahkan. Ia yakin ada cara untuk menghentikan raksasa Spanyol itu.
"Kami menghadapi sebuah tim besar dengan pemain-pemain hebat. Tapi kami akan memainkan permainan sendiri dengan mengontrol penguasaan bola dan tak memberikan ruang untuk para pemain Barca. Kalau mereka mendapat ruang, mereka bisa membuat perbedaan kapan saja."
(a2s/arp)











































