Di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (17/9/2009) dinihari WIB, Sevilla sudah bikin peluang di menit ke-6 lewat kerjasama tim. Freddie Kanoute berusaha mengakhiri tapi sepakannya melebar. Dua menit kemudian, giliran Diego Capel mengancam kendati masih tanpa hasil.
Pada menit 27, giliran Luis Fabiano mencatat kans. Kali ini Giedrius Arlauskis berhasil menepis bola. Tujuh menit berselang, Fabiano kembali mengancam, meski pertahanan lawan masih tangguh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuan rumah mendapat peluang lagi di menit ke-66. Negredo yang jadi pemain pengganti berusaha mencari celah dan menendang dengan kaki kirinya. Kiper masih bisa membuangnya ke belakang gawang.
Gol kedua untuk Sevilla baru benar-benar lahir pada menit 70. Dari jarak sekitar 10 meter, Fabiano menyambut bola sepak pojok dengan tandukan dan Renato bereaksi meneruskan bola melewati Arlauskis yang menerjang meninggalkan sarang. Bola bergulir masuk, Sevilla unggul 2-0 yang bertahan sampai akhir pertandingan.
Sementara di Mercedes-Benz-Arena, Stuttgart langsung mengambil inisiatif serangan dari awal. Umpan silang Roberto Hillbert mengarah ke Cacau di tengah dan dia pun bikin kiper Allan McGregor harus berusaha keras menghadang. Thomas Hitzlsperger mencoba meneruskan bola muntah tapi masih jauh dari sasaran.
Stuttgart lantas memimpin berkat gol yang diretas dari menit ke-17. Setelah tembakan Roberto Hilbert dihadang, tuan rumah mendapatkan tendangan sudut. Dari situ kemelut di depan gawang Rangers pun hadir.
Akhirnya pada menit 18 bola dikuasai Cacau usai memanfaatkan kesalahan Sasha Papac dan dia teruskan ke Pavel Pogrebnyak. Peluang itu dituntaskan dengan baik oleh Pogrebnyak dengan mengirim bola melewati hadangang kiper McGregor.
Rangers berhasil menyamakan kedudukan pada menit 77. Madjid Bougherra maju ke depan dan bermain umpan satu-dua dengan Jerome Rothen sebelum menendang keras bola yang tak kuasa dibendung Jens Lehmann. Skor imbang lagi 1-1 sampai dengan peluit akhir dibunyikan.
Hasil ini bikin Sevilla menjadi satu-satunya tim di Grup G yang meraih angka penuh di matchday I, yang diganjar dengan posisi puncak klasemen. Sementara Rangers dan Sevilla yang berbagi hasil imbang ada di tempat kedua dan ketiga dan Unirea Urziceni di posisi buncit.
Susunan Pemain:
Sevilla: 1-Andres Palop; 17-Sergio Sanchez, 4-Sebastien Squillaci, 14-Julien Escude, 18-Fernando Navarro; 7-Jesus Navas, 8-Didier Zokora (Lolo '76), 11-Renato, 16-Diego Capel (Diego Perotti '55); 12-Frederic Kanoute (Negredo '63), 10-Luis Fabiano.
Unirea Urziceni: 1-Giedrius Arlauskis; 24-Vasile Maftei, 4-Ersin Mehmedovic, 6-George Galamaz, 19-Pablo Brandan; 30-Sorin Frunza, 21-Tiberiu Balan (Sorin Paraschiv '65), 18-Ricado Gomes Vilana (Marius Onofras '81), 32-Iulian Apostol, 9-Serban Dacian Varga (Antonio Semedo '73); 7-Marius Ioan Bilasco
VfB Stuttgart: 1-Jens Lehmann; 35-Christian Traesch, 5-Serdar Tasci, 17-Matthieu Delpierre, 15-Arthur Boka; 19-Roberto Hilbert, 11-Thomas Hitzlsperger, 28-Sami Khedira, 23-Aleksandr Hleb (Timo Gebhart '67); 18-Cacau (Julian Schieber '88), 29-Pavel Pogrenbnyak.
Rangers: 1-Allan McGregor; 16-Steven Whittaker, 6-Lee McCulloch, 24-Madjid Bougherra, 5-Sasha Papac; 8-Kevin Thomson; 14-Steven Naismith, 7-Steven Davis, 4-Pedro Mendes, 11-Jerome Rothen; 18-Kenny Miller (Nacho Novo '90).
(krs/din)











































