Pada 11 Maret 2008 silam, gol tunggal Fernando Torres menamatkan perlawanan Inter di babak 16 besar Liga Champions kala itu. Liverpool maju dengan agregat 3-0, setelah sebelumnya menang 2-0 di Anfield.
Setelah satu setengah tahun berlalu, Liverpool akan mengunjungi lagi negeri yang terkenal dengan Menara Pisa-nya itu. Adalah Fiorentina yang bakal jadi lawan 'Si Merah' dalam lanjutan laga Grup E, Rabu (30/9/2009) dinihari WIB. Sebuah memori manis yang Kuyt ingin bisa terjadi kembali di Florence.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Modal bagus dipunya The Anfield Gank menuju laga ini. Selain kemenangan di laga awal melawan Debrecen, penampilan anak asuh Rafael Benitez ini tengah panas-panasnya. Di Liga Inggris, mereka sementara menjadi tim terproduktif dengan 22 gol dan Torres pun memimpin daftar topskorer dengan delapan gol.
Seperti kebanyakan tim asal Italia yang lebih mengedepankan sisi pertahanan, La Viola bisa jadi ujian sebenarnya bagi lini serang Liverpool. Apalagi selain Fiorentina di grup ini, Steven Gerrard dkk harus meladeni perlawanan jagoan Prancis Lyon.
"Semua tim di grup kami bagus namun tim Italia biasanya kuat di pertahanan dan bisa jadi sulit saat kami melawannya. Begitu pula saat kami bertandang ke Lyon dan Debrecen."
"Akan sangat baik jika kami mampu menang di Florence dan mendapat enam poin dari dua laga awal kami. Ini akan memberikan kami kepercayaan diri lebih menatap pertandingan grup lainnya," demikian Kuyt. (mrp/krs)











































