Laga Panas di Tempat Dingin

Jelang Rubin vs Inter

Laga Panas di Tempat Dingin

- Sepakbola
Selasa, 29 Sep 2009 10:34 WIB
Laga Panas di Tempat Dingin
Kazan - Rusia dikenal sebagai negara yang beriklim dingin. Malam nanti bakal ada duel panas yang digelar di salah satu kota di negara itu kala Rubin Kazan bersua jawara Seri A, Inter Milan.

Rubin sendiri adalah debutan di Liga Champions musim ini. Julukan 'anak bawang' bisa diberikan pada juara Liga Rusia musim lalu itu jika dibanding dengan penghuni lain di Grup F macam Barcelona, Dynamo Kiev dan Inter, yang tentu lebih kaya pengalaman di kompetisi elit antar klub Eropa itu.

Laga pertama dilalui Rubin dengan kekalahan 1-3 di tangan Kiev. Kini di laga kedua Rubin akan bermain di kandangnya, Central Stadium. Tentunya tiga poin wajib diraih demi menjaga asa untuk membuat kejutan lolos dari grup ini, meski lawan berat yaitu Inter akan menghadangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, dengan bermain di rumah sendiri dan mendapat dukungan ribuan suporternya serta dinginnnya kota Kazan bisa jadi senjata rahasia untuk setidaknya merebut satu poin dari Nerazzurri. Bukan rahasia jika banyak klub-klub yang bertandang ke Eropa Timur mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan cuaca yang cukup ekstrim di sana.

Untuk diketahui saja, dalam medio bulan September ini, rata-rata suhu tertinggi di Kazan hanya 16 derajat celcius dan bisa mencapai titik terendah pada 7,1 derajat celcius. Tentunya suhu seperti itu bakal mengganggu permainan Inter yang niscaya belum terbiasa dengan iklim di sana.

"Aku sangat mengerti kalau pertandingan ini sangat berarti bagi seluruh warga kota ini. Lawan kami pastinya akan mempunya motivasi superior untuk laga ini. Cuaca memang akan dingin, namun pertandingan akan berlangsung sangat panas," tutur pelatih Inter, Jose Mourinho, dalam konferensi pers jelang laga di situs resmi klub.

Inter sendiri berbekal modal tak bagus dalam kunjungannya ke Rusia kali ini. Kekalahan 0-1 dari Sampdoria akhir pekan lalu serta Mourinho sendiri yang tengah jadi sorotan media Italia berkat ulahnya yang selalu mengundang kontroversial itu.

Tapi bagi Mourinho, kemenangan jadi harga mati buat Javier Zanetti dkk demi memuluskan langkah mereka untuk lolos dari grup ini. Dan tak lupa pria Portugal itu menaruh respek pada Rubin di samping keyakinan kalau timnya bakal memberikan yang terbaik pada laga itu,

"Aku respek kepada Rubin dan aku percaya pada Inter. Jika Inter bemain denga cara yang sama dan konsentrasi yang ditunjukkan seperti di laga melawan Barcelona, kami pasti akan bisa memenangi laga melawan Rubin. Tapi kuulangi, kami sangat menghormati mereka dan kami tahu mereka bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan," pungkas Mourinho. (mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads